Connect With Us

DKP Tangerang Minta Polisi Usut Kernet Sampah yang terkapar dibacok

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 30 Agustus 2015 | 14:10

Korban Rahmat saat ditemui wartawan di RS. (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang meminta polisi segera menangkap pelaku pembacokan salah satu kernet truk sampah hingga mengalami kiritis, Minggu (30/8).    "Kami tentu menyerahkan kasus kini ke Kepolisian. Kami minta pelaku segera ditangkap dan menghentikan kasus premanisme seperti ini. Karena sudah ketiga kalinya petugas kebersihan kami menjadi korban kekerasan," kata Sekretaris DKP Kota Tangerang Sugiharto Ahmad Bagja, Minggu (30/8).

Menurut Ugy, korban yang berstatus tenaga harian lepas di DKP ini dibacok saat sedang bertugas.  Saat ini korban sedang dalam penanganan di ICU RS Husana Insani. "Lukanya cukup parah dibagian kepala, rencana-nya korban akan segera dioperasi," jelasnya.

 

Terkait santunan, Ugy mengatakan, pihaknya tentu akan memprosesnya. Pasalnya peristiwa itu terjadi saat korban melaksanakan tugas. "Untuk santunan nanti kita koordinasikan. Yang penting urgensinya, urusan korban terkait proses hukum dan perawatan diselesaikan dulu," pungkasnya.

 

HIBURAN
Imlek Makin Seru, Ada Atraksi Barongsai Tonggak di Mal Ciputra Tangerang

Imlek Makin Seru, Ada Atraksi Barongsai Tonggak di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 16 Februari 2026 | 16:12

roma musim semi yang penuh harapan kini mulai terasa di setiap sudut Mal Ciputra Tangerang. Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, pusat perbelanjaan favorit keluarga ini resmi membuka rangkaian acara istimewa

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill