Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANG-Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang Sabtu (29/8).
Pada kesempatan tersebut, Aleg Dapil Banten ini mengajak warga untuk optimis meski keadaan ekonomi saat ini sedang sulit, harga-harga kebutuhan pokok naik, sementara daya beli rakyat menurun.
"Sama seperti 70 tahun silam saat Indonesia memproklamirkan kemerdekaan, ekonomi porak poranda akibat penjajahan, tapi kita memilih bersatu dan merdeka," ungkap Jazuli memotivasi peserta.
Ketua Fraksi PKS mengatakan, tidak ada negara sebesar indonesia dalam kebhinnekaan (suku, budaya, adat, agama, bahasa, dll).
Tidak ada satupun negara yg dapat menandingi kompleksitas kemajemukan indonesia. Tapi negara yg demikian majemuk/plural ini memilih untuk bersatu dalam sebuah nation bernama indonesia. Padahal ada seribu alasan kita bercerai berai.
"Karenanya untuk menyatukan potensi kebangsaan yg demikian besar pastilah dibangun di atas konsepsi (kebangsaan) yang besar, oleh tokoh-tokoh dengan jiwa dan kapasitas yang besar. Maka dari itu kita sebagai bangsa harus senantiasa berpikir dan berjiwa besar, bukan pesimis dan gampang menyerah. Yakin kerja keras dan cerdas akan menyelesaikan semua masalah," katanya.
Tak lupa Jazuli mengingatkan agar masyarakat menjiwai dan menjadikan pedoman konsepsi besar yang diwariskan oleh pendiri bangsa ini, yang pada intinya itulah cermin karakter dan kepribadian kita. Ialah empat platform kita dalam bernegara: Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews