Connect With Us

Jazuli Juwaini Ajak Masyarakat Optimis Hadapi Masalah Bangsa

Denny Bagus Irawan | Minggu, 30 Agustus 2015 | 10:59

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini saat melakukan sosialisasi Undang-undang. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang Sabtu (29/8).

Pada kesempatan tersebut, Aleg Dapil Banten ini mengajak warga untuk optimis meski keadaan ekonomi saat ini sedang sulit, harga-harga kebutuhan pokok naik, sementara daya beli rakyat menurun.

"Sama seperti 70 tahun silam saat Indonesia memproklamirkan kemerdekaan, ekonomi porak poranda akibat penjajahan, tapi kita memilih bersatu dan merdeka," ungkap Jazuli memotivasi peserta.

Ketua Fraksi PKS mengatakan,  tidak ada negara sebesar indonesia dalam kebhinnekaan (suku, budaya, adat, agama, bahasa, dll).

Tidak ada satupun negara yg dapat menandingi kompleksitas kemajemukan indonesia. Tapi negara yg demikian majemuk/plural ini memilih untuk bersatu dalam sebuah nation bernama indonesia. Padahal ada seribu alasan kita bercerai berai.

"Karenanya untuk menyatukan potensi kebangsaan yg demikian besar pastilah dibangun di atas konsepsi (kebangsaan) yang besar, oleh tokoh-tokoh dengan jiwa dan kapasitas yang besar. Maka dari itu kita sebagai bangsa harus senantiasa berpikir dan berjiwa besar, bukan pesimis dan gampang menyerah. Yakin kerja keras dan cerdas akan menyelesaikan semua masalah," katanya.

Tak lupa Jazuli mengingatkan agar masyarakat menjiwai dan menjadikan pedoman konsepsi besar yang diwariskan oleh pendiri bangsa ini, yang pada intinya itulah cermin karakter dan kepribadian kita. Ialah empat platform kita dalam bernegara: Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.

TagsDPRD
MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rabu, 22 April 2026 | 18:59

UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill