Connect With Us

Wali Kota Tangerang Geleng-geleng lihat Pembangunan Jembatan Kali Angke

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 4 September 2015 | 19:22

Arief bingung pembangunan jembatan Kali Angke terkesal asal. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mendesak Dinas Bina Marga Tata Ruang Provinsi Banten untuk segera melakukan percepatan pembangunan jembatan Kali Angke.   Hal itu dikatakannya,  karena merasa heran melihat proses pengerjakan jembatan yang berlkasi di Jalan KH Hasyim Ashari, depan Perumahan Ciledug Indah II, Kota Tangerang, Jumat (4/9) yang terkesan asal.

 "Masak peralatannya kayak begitu," ujarnya sambil menunjuk peralatan proyek yang sangat sederhana untuk ukuran proyek jembatan yang cukup besar tersebut.

 

Dalam pemantauan tersebut dia hanya hanya terlihat alat bor dan pemancang tiang sederhana,  yang hanya digerakkan oleh mesin diesel kecil, dan tidak terlihat alat berat yang biasa ada pada proyek-proyek pembangunan jembatan dengan tonase menengah keatas. Menurut Arief, pembangunan Jembatan Kali Angke di Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah terkesan berjalan lamban.

Mengingat pembongkaran jembatan sudah dilaksanakan sejak tahun 2014. Namun, proyek yang diperkirakan menelan dana Rp 8 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Banten sampai bulan September 2015 belum menunjukkan progres yang berarti. "Jembatan Kali Angke sangat penting perannya dalam menunjang aksesibilitas Warga Kota Tangerang dan sekitarnya," Terangnya.

Menurut Arief, percepatan penyelesaian pekerjaan pembangunan jembatan Kali Angke dirasa sangat mendesak, karena jembatan tersebut merupakan bagian dari solusi masalah banjir yang sering terjadi di Ciledug Indah. Selain itu, fungsi jembatan yang menghubungkaan jalan provinsi yang padat arus lalu lintasnya.#Landmark Kota Tangerang

 

"Ini kan jalan tiap hari macet, kalau belum kelar kasihan mereka (Pengguna Jalan). Takutnya kalau belum kelar keburu musim hujan lagi " ujarnya. Arief juga menegaskan, pihaknya sebenarnya sudah beberapa kali menyurati provinsi terkait pelaksanaan pembangunan jembatan Kali Angke. "Apa kita perlu turun tangan sendiri."

 

Arief juga meminta kepada Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air Kota Tangerang untuk membuat kajian terkait perlu tidaknya penambahan rumah pompa untuk mengurangi dampak banjir di Ciledug Indah. "Mumpung masih kemarau, kalau dibutuhkan bisa segera bangun rumah pompa," ujarnya.#Arief R Wismansyah

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

BANTEN
Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Pemprov Banten Desak Penambahan SPPG untuk Penerima MBG 3B

Kamis, 5 Maret 2026 | 23:01

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menegaskan perlunya percepatan penambahan dan optimalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Banten untuk memperluas akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill