Connect With Us

Desak Tahan Pelaku Pembunuh Rekan, Ormas PP Tangerang Demo Jaksa

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 September 2015 | 15:33

Ormas Pemuda Pancasila Kota Tangerang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Puluhan anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) mendemo Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Rabu (9/9) siang untuk menangguhkan penahanan dua tersangka pembunuh yang korban Purnama Ramadhani adalah seorang anggota PP di Perumahan Puri Beta, Kecamatan Larangan, beberapa waktu lalu.

Dalam demo tersebut sempat terjadi ketegangan karena masa ormas PP Kota Tangerang memaksa masuk ke Kantor Kejari dengan mendorong pintu pagar.Komandan Komando Inti Ormas PP  Kota Tangerang Mahatidana Ubay Permana mengatakan, bahwa penyidik Polres Metro Tangerang menilai berkas tersangka berinisial AZ dan IS yang juga anggota Front Betawi Rempug (FBR) ini dinilai sudah cukup lengkap atau P21. Namun, pihak Kejari Tangerang menolaknya dengan alasan tidak ada saksi yang menguatkan. 

“Kondisinya saat itu para pelaku mengeroyok korban Purnama Ramdhani dengan senjata tajam, sehingga para saksi ketakutan dan menghindar,” terangnya. Namun, polisi berpendapat bahwa alat bukti yang dimiliki sudah cukup sehingga tidak ada alasan untuk menolak berkas dan menangguhkan penahanan tersangka.

 “Karena itu, Kejaksaan segera menyidangkan tersangka demi menegakkan keadilan. Jika tersangka dilepas, pihaknya akan memberlakukan hukum rimba,” terangnya. Dia mengancam, tidak menutup kemungkinan anggota PP akan melakukan pembalasan dengan mencari pelaku pembunahan terhadap rekan korban itu.

 

Sementara itu Kakak korban, Rita Komalawati merasa kecewa dengan penangguhan penahanan tersangka. Ramdhani yangmerupakan tulang punggung keluarga telah dibunuh dengan kejam oleh para pelaku.

 

“Ini menyangkut nyawa, adik asaya dikeroyok dengan senjata tajam, dia menginggal karena 27 luka bacokan. Kalau tersangka dibebaskan, berarti ada unsur apa ini? Hukum harus ditegakkan, mereka harus dihukum seberat-beratnya,” pungkasnya. Untuk diketahui, Purnama Ramdhani, Anggota PP tewas dikeroyok oleh anggota FBR saat sedang bersama pacarnya.

 

Peristiwa itu terjadi di Perumahan Puri Beta II, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang Minggu 10 Mei 2015 sekira pukul 01.30 WIB. Pengeroyokan diduga karena pelaku menggunakan atribut Ormas PP.

 

Seperti diketahui, kedua ormas tersebut sering terlibat bentrokan di wilayah Ciledug dan Larangan. Meski keduanya telah sering didamaikan oleh pemerintah daerah dan kepolisian, bentrokan masih kerap terjadi.#Ormas Ciledug Bentrok

KOTA TANGERANG
Ciledug Daerah Terpadat di Kota Tangerang

Ciledug Daerah Terpadat di Kota Tangerang

Selasa, 15 September 2026 | 19:30

Ciledug menyandang status sebagai kecamatan terpadat di Kota Tangerang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill