Connect With Us

Tempat Pengolahan Kikil di Buaran Diperiksa BPOM Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 25 September 2015 | 18:17

Sebuah tempat pengolahan kikil di Gang An-Nur, RT 5/5, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, diperiksa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten, setelah sebelumnya dicurigai menggunakan bahan kimia pemutih yang berbaha (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)


TANGERANG- Sebuah tempat pengolahan kikil di Gang An-Nur, RT 5/5, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, diperiksa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten, setelah sebelumnya dicurigai menggunakan bahan kimia pemutih yang berbahaya, pada Jumat  (25/9).

 
Petugas BPOM yang berjumlah sekitar lima orang melakukan uji sampel dari air untuk merendam kikil, cairan hidrogen peroxida dan kikil hasil pengolahan.

 
Menurut Penyidik BPOM Banten Shinta Anggraini mengatakan, pengujian sampel ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari adanya pemberitaan di media tentang adanya dugaan penggunakan bahan kimia berbahaya di tempat pengolaahan kikil milik Sahudi itu.

 
“Kami menindak lanjutinya dengan melakukan uji sampel sementara pada bahan senyawa kimia yang digunakan dalam pengolahan kiki. Sementara hasilnya tidak menunjukkan adanya bahan pengawet penggunakan berupa Formalin,” jelasnya.

 
Namun untuk memastikan apakah bahan lain yang berbahaya yang digunakan tempat pengolahan kikil tersebut, pihaknya harus melakukan uji laboratorium di Serang.

 
“Ini cuma uji sampel sementara untuk memberikan gambaran singkat, jadi masih 50:50 apakah positif dan negatif. Sehingga kita bawa beberapa sampel ke lab untuk diuji secara pasti,” ujarnya.

 
Menurutnya, tempat pengolahan kikil tersebut memakai zat pemutih seperti tawas dan hidrogen peroxida untuk membersihkan kikil. Sebenarnya, hal tersebut tidak direkomendasikan.

 
“Tujuannya agar kikil terlihat bersih dan segar, padahal itu belum tentu sehat. Sebenarnya dengan pengolahan seperti biasa, mencuci menggunakan air saja juga bisa,” jelasnya.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill