Connect With Us

Bekuk Penjahat Jalanan, Tukang Becak Tangerang dapat penghargaan dari Polisi

Denny Bagus Irawan | Jumat, 9 Oktober 2015 | 14:18

Petugas Polsek Karawaci Kota Tangerang melalui Kapolseknya, Kompol Joni Panjaitan melaksanakan upacara pemberian penghargaan kepada seorang tukang becak pagi tadi sekitar pukul 8.30 WIB. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

 

TANGERANG-Petugas Polsek Karawaci Kota Tangerang melalui Kapolseknya, Kompol Joni Panjaitan melaksanakan upacara pemberian penghargaan kepada seorang tukang becak pagi tadi sekitar pukul 8.30 WIB.

 

“Pemberian penghargaan ini kepada masyarakat yang peduli terhadap pelaku tindak pidana kekerasan di jalan raya atas nama Andi Suhendi seorang pria yang berprofesi sebagai tukang becak,” ujar Joni Panjaitan, hari ini.

 

Andi adalah seorang warga Pabuaran Tumpeng, Kota Tangerang. Joni menceritakan kesigapan Andi dalam menghalau penjahat jalanan.


Peristiwa Andi menyelamatkan seorang nenek bernama Ade Murniyati yang saat itu sedang diboncengi oleh cucunya Dewi Angelia Ferkasaei dengan menggunakan sepeda motor pada Selasa (6/10/2015).

 

Saat korban sedang sampai di TKP, yakni di  di  Jalan  M. Toha Kilometer  2 RT 1 /4,  Karawaci, Kota Tangerang, tiba-tiba  dari sebelah kiri  datang pelaku berinisial BH alias JN dan MR penjahat jalanan. “Kedua pelaku tiba-tiba merebut tas dompet milik korban sehingga putus tali tasnya. Mendengar teriakan korban,  Andi dengan gagah berani  menangkap satu persatu pelaku dan menggagalkan tindak pidana tersebut, padahal pelaku membawa senjata tajam,” katanya.

Andi membekuknya, dan selanjutnya mengamankan di Pos Satpam dan melaporkan ke kantor Polisi Polsek Karawaci.

 

 

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill