Connect With Us

Ditodong Senpi, Mahasiswi Cantik UMN Tangerang Gagalkan Perampokan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 30 Juli 2015 | 15:35

Mahasiswi UMN Bela Claudia berhasil menggagalkan upaya perampokan. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Kawanan rampok bersenpi menyatroni rumah warga di Jalan Soleh Ali, RT 2/11, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (30/7).

Pelaku sempat menodong penghuni rumah, berinisial BC, 20. Namun usaha pelaku merampok gagal setelah dia berhasil melarikan diri meminta tolong kepada warga.

Kronologis kejadian berawal ketika mahasiswi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) itu sedang berada dikamarnya, kemudian dia mendengar suara orang membuka pintu rumahnya, sekitar pukul 13.00 WIB.

Dia pun keluar kamar untuk melihat siapa yang masuk. Namun ternyata ada tiga orang pria tidak dikenal telah masuk ke rumahnnya.

"Saya tanya anda siapa? Mau cari siapa? Tapi dia diam saja. Tiba tiba salah satu pelaku ngeluarin pistol kecil warna hitam dan menodong saya. Dia nyuruh saya diam  dan jangan teriak," jelasnya.

Tapi mahasiswi semester lima itu  dengan berani langsung berlari ke lantai dua rumahnya. Dia tidak memperdulikan lagi senjata yang ditodongkan kepadanya. "Di loteng ada ibu dan kakek lagi tidur di kamar. Saya langsung lari ke lantai dua, manggil mamah dan kakek. Saya teriak minta tolong ke warga di belakang rumah, saya bilang ada rampok cepat telepon polisi," katanya.

BC tidak berani turun ke lantai satu karena dikhawatirkan kawanan rampok tersebut masih berada di dalam rumah. Akhirnya dia dan keluarganya ditolong warga turun dengan tangga kayu di gang belakang rumah.

Beberapa saat kemudian polisi dari Polsek Tangerang datang ke lokasi. Namun ketiga pelaku sudah melarikan diri.

Menurut BC, ciri-ciri pelaku yang membawa senpi menggunakan baju batik merah muda dan berusia sekitar 40 tahun. Sedangkan dua rekannya mengenakan jaket hitam dan membawa tas kantor.

"Mereka tidak pakai topeng, jadi wajahnya terlihat. Kata warga mereka kabur pakai mobil Avanza putih," katanya.

Meski demikian, pelaku tidak mengambil satu pun barang yang ada di rumah. Bela mengatakan barang-barang masih pada tempatnya. "Tidak ada yang hilang. Padahal ada laptop dan kunci mobil tergeletak di meja ruang tamu," paparnya.

Kapolsek Tangerang Kompol Bambang Gunawan membenarkan peristiwa percobaan perampokan tersebut. Namun korban berhasil selamat dan tidak ada barang yang hilang."Kita sudah sisir rumah korban, tidak ada pelaku. Kita masih selidiki kasus ini," katanya.

 

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill