Connect With Us

Petugas SIM dan Samsat Kenakan Pakaian Adat

| Rabu, 28 Oktober 2009 | 17:31

TANGERANGNEWS-Jajaran petugas Samsat Kota Tangerang dan Unit Regiden (SIM) Polres Metropolitan Tangerang tampil dengan gaya busana berbeda. Khusus memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini, petugas di dua instansi tersebut tampil dengan busana adat daerah. Kepala Sub Seksi STNK Samsat Kota Tangerang, AKP Leganek Mawardi menyatakan, penggunaan pakaian adat merupakan bentuk konsistensi pelayanan yang diberikan Samsat terhadap wajib pajak sekaligus kecintaan terhadap ragam budaya yang ada di tanah air. “Ini bagian dari perintah pimpinan yang harus kami laksanakan. Intinya, selain ingin tetap memberikan pelayanan prima terhadap wajib pajak, kami juga ingin membuktikan rasa cinta terhadap ragam adat istiadat negri ini,” kata AKP Leganek. Di Samsat Kota Tangerang, tercatat sebanyak 30 anggota kepolisian dan 10 PNS memberikan pelayanan dengan mengenakan busana kedaerahan. Masing-masing anggota diwajibkan mengenakan pakaian adat daerahnya masing-masing. “Ada yang mengenakan pakaian adat Betawi, Sunda, Banten, Sumatera Utara, Bali hingga Kalimantan. Busana yang dikenakan disesuaikan dengan asal usul daerah si pemakainya,” kata Iptu Albon Hutabalian, Kepala Urusan Tata Usaha (Paur TU) Samsat Kota Tangerang. Pemandangan serupa juga terlihat pada pelayanan di Unit SIM Polres Metropolitan Tangerang. Puluhan anggota baik dari kepolisi maupun PNS tampak bersemangat dan bangga mengenakan pakaian adat daerahnya masing-masing. “Sejujurnya kami bangga bisa menunjukkan identitas adat daerah nenek moyang kami. Setidaknya, ini bisa jadi bentuk kampanye adat dan budaya terhadap masyarakat agar lebih mencintai adat dan budaya daerah masing-masing,” kata Brigadir Setyo Utomo, anggota Unit SIM Polrestro Tangerang yang mengenakan pakaian adat jawa. Kepala Unit SIM Polres Metro Tangerang, Kompol Bambang Gunawan S.pd menyatakan, semangat kedaerahan yang ditonjolkan pada peringatan hari Sumpah Pemuda kali ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat untuk sama-sama mencintai adat dan budaya di Tanah Air. “Semangat kedaerahan yang ditonjolkan hari ini, harus tetap sebanding dengan pelayanan. Artinya, meski tengah mengkampanyekan adat istiadat, namun pelayanan prima harus tetap menjadi misi utama. Jangan sampai, ada masyarakat khususnya para pemohon SIM yang merasa kecewa dengan pelayanan anggota,” kata Bambang.(Roedy PG)
SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan Life Jacket di Perairan Selat Sunda

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang, Tim SAR Gabungan Temukan Life Jacket di Perairan Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 08:58

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian speed boat berisi rombongan jurnalis yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

TANGSEL
Kemarau Panjang, Ratusan Jemaah Gelar Salat Istisqa di Pamulang

Kemarau Panjang, Ratusan Jemaah Gelar Salat Istisqa di Pamulang

Sabtu, 12 September 2026 | 12:48

Ratusan jemaah melaksanakan Salat Istisqa di Alun-alun Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu, 12 September 2026. Ibadah tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar memohon hujan di tengah musim kemarau dan ancaman kekeringan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill