Connect With Us

Ratusan Go-Jek Datangi Rumah Zulkafli di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 8 Februari 2016 | 15:09

Jenazah korban kecelakaan di Kalideres, Jakarta Barat yang korbannya merupakan pengemudi Gojek asal Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnewscom)

TANGERANG-Jenazah pengemudi Go-Jek Zulkafli dan istrinya Nur Aini yang menjadi korban tabrakan maut Toyota Fortuner di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat telah tiba di rumah duka di Jalan Ahmad Dahlan Gang Damai Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Senin (8/2/2016).

Kedatangan jenazah pasutri ini dikawal ratusan pengemudi Go-Jek. Mereka mengiringi kedua korban yang sudah dikafankan dari RSCM.

Teman dan juga rekan sesama Go-Jek Suganda mengatakan, kedatangan mereka sebagai bentuk keprihatinan sesama anggotra grup pengojek online dari Go-Jek.

"Sebagai bentuk solidaritas, kami juga memberikan sumbangan untuk biaya pemakaman," katanya.

Menurut Suganda, yang membuat dia dan teman-temannya miris, kepergian suami istri tersebut meninggalkan seorang putra yang masih berusia empat tahun.

"Ya semoga bisa dirawat oleh tante atau keluarga orang tuanya," ujarnya.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian tersebut sekitar pukul 03.30 pagi, Zulkafli bersama istrinya pulang belanja sayur untuk berdagang.

Mereka saat itu berboncengan sepeda motor Yamaha Mio B-4068-BFI, dari arah Pasar Kalideres menuju Tangerang.

"Tapi disaat mendekat jalur jalan raya, mendadak datang mobil Toyota Furtuner warna hitam dengan kecepatan tinggi menabrak mereka hingga terpental dan meninggal di tempat," katanya.

Rencananya, pasutri tersebut akan dimakamkan sehabis sore ini atau sekitar pukul 16.00 WIB nanti, berlokasi di TPU di dekat rumah duka.

 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill