Connect With Us

Enci Sui Kim Pemilik Toko Sembako di Tangerang Tewas Dirampok

Denny Bagus Irawan | Selasa, 16 Februari 2016 | 13:21

Tampak warga mendatangi lokasi kejadian di Jalan Aryawasangkara, RT 2/2 Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnewscom)

TANGERANG-Pemilik toko sembako, Sui Kim, yang tinggal di Jalan Aryawasangkara, RT 2/2 Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, ditemukan tewas bersimbah darah, Selasa (16/2/2016). Janda dua anak ini dipastikan tewas karena dibunuh perampok.

Tewasnya Sui Kim diketahui sekitar pukul 10.30 WIB. Ketika itu tetangga di depan rumah korban hendak membeli beras. Namun saat diteriaki namanya untuk dipanggil, korban tidak menjawab.

"Waktu itu saya mau beli beras, di depan toko juga ada tukang minyak tanah yang langganan Enci. Dipanggil-panggil tidak ada jawaban. Akhirnya dilihat ke teras rumah ternyata ada darah dan pecahan botol," kata Eni.

Merasa ada sesuatu yang mencurigakan, Kemudian dirinya memanggil ketua RT setempat. 

Sejumlah warga pun akhirnya memberanikan diri masuk ke rumah korban. Ternyata warga menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah di kamarnya.

"Saat diperiksa katanya sudah meninggal. Banyak darah di kepalanya," jelasnya.

Dia mengaku tidak mengetahui kapan aksi pembunuhan tersebut terjadi, karena berada di dalam rumah. Ketika itu juga rumah korban juga sedang sepi, karena anaknya sedang sekolah. Diduga korban tewas karena dirampok.

"Dia tinggal sama anak pertamanya yang masih SMA. Kalau anak keduanya tinggal sama saudaranya. Waktu itu, anaknya lagi sekolah, jadi dia cuma sendiri. Saya juga tidak mendengar adanya keributan," papar Eni.

Kemudian peristiwa itu dilaporkan ke Kepolisian. Setelah mendapat laporan, anggota Polres Metro Tangerang dan Polsek Karawaci langsung ke TKP.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo mengatakan, dari hasil pemeriksaan lokasi kejadian,  korban mengalami luka di kepala dan wajah diduga akibat benda tumpul dan tajam. Motif sendiri masih didalami.

"Untuk barang korban yang hilang sedang kita selidiki, sedangkan korban tidak punya masalah dengan tetangga sekitar. Jadi motifnya masih kita dalami apakah ini pencurian dengan kekerasan atau pembunuhan," jelasnya.

  

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill