Connect With Us

Petinju SBC Tangerang Juara WBC Asia

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 19 Juli 2016 | 21:09

Maxi Nahak Rodriges, Petinju Sasando Boxing Camp (BC) Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Sasando Boxing Camp (BC) Tangerang, kembali melahirkan prestasi anak bangsa Indonesia. Salah satu atletnya, Maxi Nahak Rodriges, 32, berhasil merebut sabuk kejuaraan dunia tinju tingkat Asia versi WBC setelah mengalahkan petinju asal Korea Selatan, Eun-chang Lee.

 

Petinju kelahiran Kabupaten Malaka, NTT ini menjadi petinju Indonesia ke tiga yang berhasil merebut gelar juara di "kandang macan" Seoul, Korea Selatan. Maxi merebut gelar WBC Asia kelas menengah (72,5 Kg) setelah memukul jatuh ronde ketiga Eun-chang Lee pada pertandingan di Grand Ballroom, Millennium Seoul Hilton, Seoul, Korea Selatan, pada Minggu (17/7/2016) siang.

 

Maxi, yang tidak diunggulkan tidak memberi kesempatakan kepada lawan sebelumnya yang memang sangat difavoritkan menumbangkan Maxi di pertengahan ronde. Kemenangan Maxi adalah kemenangan yang luar biasa sekaligus tamparan bagi Korea. Sangat tidak jujur ketika petinju Indonesia berhasil memukul KO petinju Korea.  Namun berita  tentang kemenangan Maxi sengaja tidak dipublikasikan.

 

Karena sehari sebelum Maxi menumbangkan Lee, penulisan tentang rencana pertandingan (preview) masih ramai di media online. Ketika Maxi membenamkan impian Lee dan merebut gelar WBC Asia, berita tentang kemenangan Maxi sengaja dikubur.

 

Pihak penyelenggara AK Promotion bersama promotor Andy Kim hanya sibuk mempublikasikan kemenangan petinju Pakistan, Muhammad Waseem, yang berhasil mengalahkan petinju Filipina Yeter Oliva untuk merebut sabuk WBC Perak kelas terbang. Pers Korea seakan malu terhadap kehancuran petinjunya di tangan Maxi Nahak.

 

"Butuh perjuangan yang luar biasa untuk bisa merebut gelar juara petinju Lee. Namun berkat tekad semua itu tidak ada yang musahil. Terbukti semula tidak diunggulkan, akhirnya berhasil membungkam tuan rumah Korea Selatan dengan memukul KO Lee di ronde ketiga," ujar Maxi kepada wartawan yang baru saja tiba di Sasando BC Tangerang, Jl Dr Sitanala, Sewan, Kecamatan Negalsari, Kota Tangerang, Selasa (19/7/2016).

 

Maxi mengaku, persiapan menghadapi petinju Lee sangatlah singkat. "Hanya dua minggu," ucap pria kelahiran 5 Februari 1984 ini. Ditambah dari postur tubuh antara dia dan Lee sangatlah tidak seimbang. Lee memiliki tinggi 185 Cm, sedangkan Maxi hanya 170 Cm. "Semua tidak ada yang tidak mungkin. Latihan dan kerja keras, serta tak pandang remeh lawan prestasi dapat kita raih," tuturnya sambil menunjukkan sabuk juara tingkat Asia versi WBC yang berhasil ia rebut.

 

 

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill