Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNews.com-Dua pelajar asal Belanda mencoba memainkan alat musik tradisional khas Sunda dalam pertunjukan karawitan yang ditampilkan Padepokan Seni Gentra Lodaya di Festival Cisadane, Jalan Benteng Makasar, Kota Tangerang, Senin (1/8/2016).
Kedua pelajar bernama Anne dan Carol ini terlihat antusias mencoba memainkan alat musik karinding. Salah satu anggota padepokan juga sempat mengajarkan mereka cara menggunakan alat musik itu.
Hal tersebut pun mengundang perhatian para pengunjung Festival Cisadane. Mereka juga meminta berfoto dengan kedua pelajar cantik itu.
“Saya penasaran ingin mencoba alat musik itu, bentuk dan cara memainkannya sangat unik,” kata Anne.
Anne dan Carol merupakan pelajar yang tengah mengikuti kegiatan Global Exploration yang digelar LSM De Tara Foundation. Dalam kegiatan ini mereka mengunjungi sejumlah sekolah di Indonesia, termasuk di Kota Tangerang untuk mempelajari konservasi lingkungan dan mengenal budaya Indonesia lebih dekat.
Sebelumnya mereka telah berkunjung ke SMAN 7 Kota Tangerang. Di sela-sela kegiatan ini, mereka menyempatkan diri mengunjungi Festival Cisadane, sebuah event seni dan budaya tahunan yang digelar di bantaran Sungai Cisadane oleh Pemerintah Kota Tangerang.
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGroma musim semi yang penuh harapan kini mulai terasa di setiap sudut Mal Ciputra Tangerang. Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, pusat perbelanjaan favorit keluarga ini resmi membuka rangkaian acara istimewa
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menyebut peran kepala sekolah sangat menentukan arah kebijakan sekaligus mutu pembelajaran di setiap satuan pendidikan.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews