Connect With Us

Kunjungi Festival Cisadane, Dua Pelajar Belanda Coba Alat Musik Tradisional

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 1 Agustus 2016 | 18:40

Dua pelajar asal Belanda mencoba memainkan alat musik tradisional khas Sunda dalam pertunjukan karawitan di Festival Cisadane, Jalan Benteng Makasar, Kota Tangerang, Senin (1/8/2016). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Dua pelajar asal Belanda mencoba memainkan alat musik tradisional khas Sunda dalam pertunjukan karawitan yang ditampilkan Padepokan Seni Gentra Lodaya di Festival Cisadane, Jalan Benteng Makasar, Kota Tangerang, Senin (1/8/2016).

Kedua pelajar bernama Anne dan Carol ini terlihat antusias mencoba memainkan alat musik karinding. Salah satu anggota padepokan juga sempat mengajarkan mereka cara menggunakan alat musik itu.

 

Hal tersebut pun mengundang perhatian para pengunjung Festival Cisadane. Mereka juga meminta berfoto dengan kedua pelajar cantik itu.

 

“Saya penasaran ingin mencoba alat musik itu, bentuk dan cara memainkannya sangat unik,” kata Anne.

 

Anne dan Carol merupakan pelajar yang tengah mengikuti kegiatan Global Exploration yang digelar LSM De Tara Foundation. Dalam kegiatan ini mereka mengunjungi sejumlah sekolah di Indonesia, termasuk di Kota Tangerang untuk mempelajari konservasi lingkungan dan mengenal budaya Indonesia lebih dekat.

 

Sebelumnya mereka telah berkunjung ke SMAN 7 Kota Tangerang. Di sela-sela kegiatan ini, mereka menyempatkan diri mengunjungi Festival Cisadane, sebuah event seni dan budaya tahunan yang digelar di bantaran Sungai Cisadane oleh Pemerintah Kota Tangerang.

 

 

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill