Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNews.com-Dua pelajar asal Belanda mencoba memainkan alat musik tradisional khas Sunda dalam pertunjukan karawitan yang ditampilkan Padepokan Seni Gentra Lodaya di Festival Cisadane, Jalan Benteng Makasar, Kota Tangerang, Senin (1/8/2016).
Kedua pelajar bernama Anne dan Carol ini terlihat antusias mencoba memainkan alat musik karinding. Salah satu anggota padepokan juga sempat mengajarkan mereka cara menggunakan alat musik itu.
Hal tersebut pun mengundang perhatian para pengunjung Festival Cisadane. Mereka juga meminta berfoto dengan kedua pelajar cantik itu.
“Saya penasaran ingin mencoba alat musik itu, bentuk dan cara memainkannya sangat unik,” kata Anne.
Anne dan Carol merupakan pelajar yang tengah mengikuti kegiatan Global Exploration yang digelar LSM De Tara Foundation. Dalam kegiatan ini mereka mengunjungi sejumlah sekolah di Indonesia, termasuk di Kota Tangerang untuk mempelajari konservasi lingkungan dan mengenal budaya Indonesia lebih dekat.
Sebelumnya mereka telah berkunjung ke SMAN 7 Kota Tangerang. Di sela-sela kegiatan ini, mereka menyempatkan diri mengunjungi Festival Cisadane, sebuah event seni dan budaya tahunan yang digelar di bantaran Sungai Cisadane oleh Pemerintah Kota Tangerang.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGBerlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews