Truk Boks Mendadak Terbakar Dekat Pasar Tanah Tinggi, Sopir Luka Bakar
Kamis, 4 Juni 2026 | 21:02
Satu unit truk boks terbakar saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis 4 Juni 2026, siang.
TANGERANGNews.com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang kembali menggelar Pekan Pendidikan untuk mempromosikan sekolah-sekolah dalam rangka meningkatkan dunia pendidikan di Kota bermoto akhlakul kharimah tersebut. Even pendidikan ini digelar bersamaaan dengan Festival Cisadane untuk memeriahkan kegiatan tahunan itu.
Sekretaris Disdikbud Kota Tangerang Abdurahman mengatakan Pekan Pendidikan tahun 2016 digelar tanggal 30 Juli hingga 06 Agustus 2016 di pinggir Sungai Cisadane, Jalan Berhias, Kelurahan Grendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
“Ada puluhan stand dari berbagai tingkat sekolah hingga universitas, sehingga warga bisa datang dan mengunjungi pekan pendidikan ini untuk mengetahui profil sekolah dan perguruan tinggi untuk referensi pendidikan,” katanya, Rabu (3/8/2016).
Selain mempromosikan dunia pendidikan, dalam event ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya seperti Marching Band, Modern Dance, Story telling, unjuk anak-anak band dan Stand up comedy.
Abdurahman berharap, dengan kegiatan ini, selain masyarakat bisa mengetahui perkembangan pendidikan di Kota Tangerang juga ikut berpartisipasi sebagai mana yang diamankan dalam Undang-undang.
"Sehingga nantinya Kota Tangerang bisa menjadi kota pelajar, yang menghasilkan SDM yang berkualitas," terangnnya.
Satu unit truk boks terbakar saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis 4 Juni 2026, siang.
TODAY TAGMeningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews