Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNews.com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang kembali menggelar Pekan Pendidikan untuk mempromosikan sekolah-sekolah dalam rangka meningkatkan dunia pendidikan di Kota bermoto akhlakul kharimah tersebut. Even pendidikan ini digelar bersamaaan dengan Festival Cisadane untuk memeriahkan kegiatan tahunan itu.
Sekretaris Disdikbud Kota Tangerang Abdurahman mengatakan Pekan Pendidikan tahun 2016 digelar tanggal 30 Juli hingga 06 Agustus 2016 di pinggir Sungai Cisadane, Jalan Berhias, Kelurahan Grendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
“Ada puluhan stand dari berbagai tingkat sekolah hingga universitas, sehingga warga bisa datang dan mengunjungi pekan pendidikan ini untuk mengetahui profil sekolah dan perguruan tinggi untuk referensi pendidikan,” katanya, Rabu (3/8/2016).
Selain mempromosikan dunia pendidikan, dalam event ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya seperti Marching Band, Modern Dance, Story telling, unjuk anak-anak band dan Stand up comedy.
Abdurahman berharap, dengan kegiatan ini, selain masyarakat bisa mengetahui perkembangan pendidikan di Kota Tangerang juga ikut berpartisipasi sebagai mana yang diamankan dalam Undang-undang.
"Sehingga nantinya Kota Tangerang bisa menjadi kota pelajar, yang menghasilkan SDM yang berkualitas," terangnnya.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews