MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNews.com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang kembali menggelar Pekan Pendidikan untuk mempromosikan sekolah-sekolah dalam rangka meningkatkan dunia pendidikan di Kota bermoto akhlakul kharimah tersebut. Even pendidikan ini digelar bersamaaan dengan Festival Cisadane untuk memeriahkan kegiatan tahunan itu.
Sekretaris Disdikbud Kota Tangerang Abdurahman mengatakan Pekan Pendidikan tahun 2016 digelar tanggal 30 Juli hingga 06 Agustus 2016 di pinggir Sungai Cisadane, Jalan Berhias, Kelurahan Grendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
“Ada puluhan stand dari berbagai tingkat sekolah hingga universitas, sehingga warga bisa datang dan mengunjungi pekan pendidikan ini untuk mengetahui profil sekolah dan perguruan tinggi untuk referensi pendidikan,” katanya, Rabu (3/8/2016).
Selain mempromosikan dunia pendidikan, dalam event ini juga dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya seperti Marching Band, Modern Dance, Story telling, unjuk anak-anak band dan Stand up comedy.
Abdurahman berharap, dengan kegiatan ini, selain masyarakat bisa mengetahui perkembangan pendidikan di Kota Tangerang juga ikut berpartisipasi sebagai mana yang diamankan dalam Undang-undang.
"Sehingga nantinya Kota Tangerang bisa menjadi kota pelajar, yang menghasilkan SDM yang berkualitas," terangnnya.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGKetua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews