Connect With Us

Ini Alasan Pemkot Tangerang Soal Penyebab Banjir

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 1 September 2016 | 18:29

Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kecamatan Tangerang juga terendam banjir yang disebabkan buruknya sistem drainase. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangerang mengaku, genangan air yang terjadi pasca hujan di sejumlah jalan maupun perumahan disebabkan karena saluran air yang sudah  kelebihan muatan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air, Taufik Syahzaeni mengatakan, jalan yang kerap kali tergenang air menyapai 30-50 cm seperti di Jalan MH Thamrin Cikokol, Jalan Gatot Subroto Jatake dan Cimone serta beberapa titik lainnya yang ada di wilayah Tangerang.

"Genangan air tersebut membuat arus lalu lintas menjadi terhambat dan menimbulkan kemacetan berkepanjanga," jelasnya.

Namun, genangan air tersebut kataTaufik tak akan berlangsung dalam waktu lama. Paling cepat, dalam waktu 15 menit sudah surut atau paling lama 30 menit.

"Untuk mengatasinya, kita sudah menyiapkan petugas lapangan yang kemudian dilanjutkan pembersihan saluran air," ujarnya.

Selain itu, dilaksanakan juga integrasi Drainase dengan Saluran Pembuang dan sungai dan kali. Pembuatan kolam retensi dan sumur imbuhan dalam rangka pemperbanyak sistem resapan dan parker air.

"Lalu, Implementasi Zero Runoff setiap kegiatan atau alih fungsi lahan, konservasi SDA serta Peningkatan Peran serta masarakat dalam pengelolaan SDA," jelas Taufik.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill