Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNews.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengajak perkumpulan Korea di Tangerang untuk turut berkontribusi dalam pengembangan Kota Tangerang.
"Seperti kita ketahui bersama, perkembangan serta penataan kota-kota di Korea Selatan sudah baik. Berbagai masukan serta kerjasama dalam hal ini tentunya sangat kami harapkan," katanya dalam sambutannya di Acara Khitanan Massal yang digelar salah satu media lokal Tangerang bersama Perkumpulan Warga Korea Tangerang di Aula Padang Golf Imperial Karawaci, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/9/2016).
Arief mencontohkan, penataan kota seperti Kali Cheonggye atau Cheonggyecheon yang berada di pusat Kota Korsel, yang menjadi salah satu penataan kota terbaik di dunia, juga perlu diinformasikan kepada Pemkot sebagai wawasan serta informasi yang berharga, untuk kemudian dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembangunan di Kota Tangerang.
"Penataan kota yang baik di Korsel, rasanya juga bisa ditransformasi di Kota Tangerang. Kalau perlu kita buat juga Little Korea di Tangerang, seperti Little China yang ada diluar negeri, sebagai pusat informasi, wisata dan atau sarana silaturahmi dalam rangka terus membangun kerjasama yang saling menguntungkan," gagasnya.
Sementara itu, Ketua Korean Association Banten Ho Se Myung menyampaikan, baik di Korsel dan Indonesia, anak-anak adalah masa depan yang akan tumbuh dan meneruskan cita-cita negara. Dengan kegiatan sosial ini, tentu pihaknya ingin membantu anak-anak agar dapat tumbuh dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan masa depan anak-anak.
"Saya harap juga bisa semakin mempererat kerjasama untuk senantiasa menjadikan yang terbaik untuk kemajuan Bangsa Indonesia maupun Korsel," paparnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews