Connect With Us

Mahal, Tarif Parkir Festival Al-Azhom Dikeluhkan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Oktober 2016 | 17:16

Karcis Parkir di Festival Al Azhom (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Tarif parkir di pinggir jalan yang disediakan dalam perayaan Festival Al Azhom dikeluhkan warga karena harganya mahal. Warga menganggap tarif parkir pada event yang telah digelar kelima kali di Kota Tangerang itu melebihi tarif di Mall.

 

Keluhan ini pertama kali disampaikan oleh warga bernama Dita Ratnanesia Ayu Dayanti pada aplikasi LAKSA Tangerang LIVE, Minggu (2/10/2016) pukul 20.50 WIB. Menurutnya, ketika dia parkir, dia langsung didatangi petugas parkir. Lalu diberikan karcis parkir untuk membayar parkir di muka.

 

“Untuk tarif mobil sebesar Rp10.000. Sementara, untuk sepeda motor karcis parkir di Jalan Satria Sudirman senilai Rp3000,” katanya.

 

Selain mahal, hal yang dinilai merugikan dari parkir tersebut adalah tidak adanya tanggung jawab dari petugas parkir atas kehilangan dan kerusakan kendaraan. Peringatan tersebut bahkan tertulis di karcis parkir.

 

“Apa ini sudah sesuai dengan tarif retribusi perparkiran yang sudah diterapkan di Perda?,” tanya Dita dalam tulisannya.

 

Menurut Dita, setiap ada acara di Kota Tangerang seperti Festival Al-Azhom dan Festival Cisadane selalu memasang biaya parkir yang tinggi dan cara pembayaran dimuka.

 

“Gimana mau setiap event Kota dimeriahkan oleh masyarakat sendiri kalau caranya masih seperti ini,” ucap Dita lagi.

 

Menanggapi keluhan tersebut, Pihak Pemkot Tangerang melalui Dinas Perhubungan mengucapkan terima kasih untuk informasi terkait mahalnya biaya parkir di Festival Al-Azhom. “Terima kasih untuk informasinya, akan kami bantu tindaklanjuti,” tulis akun Dinas Perhubungan dalam komentarnya.

 

Seperti di ketahui, Festival Al-Azhom ke V tahun 2016 ini dibuka oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah pada Sabtu (1/10/2016) yang juga dihadiri oleh Gubernur Banten, Rano Karno.

 

 

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill