Connect With Us

PLTSa Rawa Kucing Tangerang Tunggu Kementerian Keuangan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Oktober 2016 | 15:10

TPA Rawa Kucing Kota Tangerang. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

TANGERANGNews.com-Progres pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah (PLTSa) di Kota Tangerang saat ini masih menunggu arahan dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) dan International Finance Corporation (IFC).

“Kalau kita (Pemkot) sudah all out persiapan kita sudah selesai. Justru kita nunggu dari Kemenkeu dan IFC. Belum lagi dari Mendagri terkait penentuan Tipping Fee-nya. Maka masih kita tunggulah perkembangannya,  karena kita tunggu dari presiden sebab presiden yang berwenang," papar Wali Kota Arief R Wismansyah saat menghadiri undangan Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman di Hotel Grand Zuri BSD Serpong, Senin (17/10) kemarin. 

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya berkoordinasi bersama tujuh kabupaten kota dan satu provinsi yang mendapatkan tugas Perpres kaitan pembangkit listrik tenaga sampah. Hal tersebut guna mempercepat realisasi PLTSa di Kota Tangerang.

“Juga dibahas permasalahan-permasalahannya apa, kendala-kendalanya apa," kata Arief.

Proyek PLTSa tersebut merupakan proyek Nasional yang didasarkan pada Perpres No 18/2016 yang menunjuk tujuh kota/kabupaten termasuk Kota Tangerang sebagai pilot project PLTSa. Dan konon dari sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Tangerang yang mencapai 1.000 ton lebih/hari akan menghasilkan 12 MW listrik.

 

Arief menegaskan, bahwa pihak Pemkot Tangerang terus berkomitmen untuk melakukan pembenahan terkait pengelolaan sampah di Kota Tangerang baik melalui pemanfaatan teknologi maupun dengan mengoptimalkan peran masyarakat. 

"Yang lebih penting dari itu kan bagaimana sampah dikelola dengan baik tanpa mencemari lingkungan," tegasnya.

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

NASIONAL
THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:37

Pekerja yang belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran 2026 dapat melaporkannya melalui posko pengaduan yang disediakan pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill