Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNews.com-Puluhan becak motor (Bentor) modifikasi terjaring razia yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang di Jalan Daan Mogot Tangerang, Jumat (6/1/2017). Bentor tersebut dirazia karena tidak sesuai persyaratan teknis dalam UU 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.
Wakasat Lantas Polres Metro Tangerang Kompol Lis Gunanto mengatakan, ada sebanyak 25 bentor yang diamankan pihaknya dalam razia. Saat diperiksa banyak yang tidak memiliki dokumen kendaraan.
“Bentor ini dimodifikasi, dibuat dengan cara memodifikasi sepeda motor tua di bengkel las dengan menambahkan sebuah gerobak untuk alat angkut barang atau lainnya seperti mesin jahit. Ini tidak laik jalan dan tidak memenuhi persyaratan teknis,” katanya.
Menurut Gunanto kendaraan tersebut juga dapat membahayakan keselamatan pengendara lain. Karena itu pihaknya langsung menyita kendaran tersebut.
“Pengendara kita kenakan sanksi tilang dan bentornya kita amankan di Rupbasan,” ujarnya.
Sementara sejumlah pemilik bentor mengaku kecewa karena alat usaha untuk memenuhi nafkah keluarga tersebut harus disita petugas kepolisian.
“Biasanya saya tidak lewat jalan raya, cuma karena ada panggilan dari komplek saya terpaksa datangi saja , karena dapat meringankan juga untuk usaha,” jelas Deddy.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews