Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNews.com-Puluhan becak motor (Bentor) modifikasi terjaring razia yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang di Jalan Daan Mogot Tangerang, Jumat (6/1/2017). Bentor tersebut dirazia karena tidak sesuai persyaratan teknis dalam UU 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.
Wakasat Lantas Polres Metro Tangerang Kompol Lis Gunanto mengatakan, ada sebanyak 25 bentor yang diamankan pihaknya dalam razia. Saat diperiksa banyak yang tidak memiliki dokumen kendaraan.
“Bentor ini dimodifikasi, dibuat dengan cara memodifikasi sepeda motor tua di bengkel las dengan menambahkan sebuah gerobak untuk alat angkut barang atau lainnya seperti mesin jahit. Ini tidak laik jalan dan tidak memenuhi persyaratan teknis,” katanya.
Menurut Gunanto kendaraan tersebut juga dapat membahayakan keselamatan pengendara lain. Karena itu pihaknya langsung menyita kendaran tersebut.
“Pengendara kita kenakan sanksi tilang dan bentornya kita amankan di Rupbasan,” ujarnya.
Sementara sejumlah pemilik bentor mengaku kecewa karena alat usaha untuk memenuhi nafkah keluarga tersebut harus disita petugas kepolisian.
“Biasanya saya tidak lewat jalan raya, cuma karena ada panggilan dari komplek saya terpaksa datangi saja , karena dapat meringankan juga untuk usaha,” jelas Deddy.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews