Connect With Us

Polisi Kawal Suporter Persita yang berangkat ke Serang

Mohamad Romli | Sabtu, 1 April 2017 | 14:00

Massa pendukung atau suporter sepak bola klub Persita yang tergabung dalam Laskar Benteng Viola Tangerang Raya cabang Sepatan, Teluknaga dan Kota Tangerang berangkat ke Serang, Sabtu (01/4/2017) sekitar pukul 13.30 WIB. (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)


TANGERANGNEWS.com-Massa pendukung atau suporter sepak bola klub Persita yang tergabung dalam Laskar Benteng Viola Tangerang Raya cabang Sepatan, Teluknaga dan Kota Tangerang berangkat ke Serang,  Sabtu (01/4/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.


Keberangkatan mereka yang bertitik kumpul di Stadion Benteng , Jalan TMP Taruna, Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang  dikawal petugas kepolisian setempat.  Mereka berangkat ke Serang, Banten dalam rangka mendukung dan menonton pertandingan uji coba sepak bola antara Persita Vs Perserang di Lapangan Maulana Yusuf, Kota Serang.


Massa suporter berangkat dengan menggunakan dua unit mobil angkot yakni bernomor polisi B 1875 NTY dan B 1356 GUX, 1 unit mobil pribadi dengan nomor polisi B 1183 NFO.  "Kami kawal agar berjalan tertib," ujar Kapolsek Benteng, Kompol Ewo Samono.


KOTA TANGERANG
Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Senin, 6 Juli 2026 | 22:01

Tim Opsnal Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan dan pemerasan yang dilakukan komplotan polisi gadungan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill