Connect With Us

Kali Mookervart Perbatasan Tangerang-DKI Terbengkalai

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 27 April 2017 | 17:00

Kali Mookervart, Kamis (27/4/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kali Mookervart yang merupakan pengendali banjir dari Kota Tangerang ke DKI Jakarta, kondisinya terbengkalai. Kali ini menjulang sepanjang 13 Km di sisi Jalan Daan Mogot dari Pintu Air depan Kantor Satpol PP Kota Tangerang hingga Kali Deres, Jakarat Barat.

Air sungai yang dangkal dan keruh menyebabkan sisi kali ditumbuhi pepohonan seperti hutan belantara. Tak hanya itu, bahkan beberapa orang mendirikan bangunan semi permanen berupa gubuk liar di jalur hijau ini.

Pemerintah Kota Tangerang rencananya memanfaarkan kali tersebut sebagai sumber air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)  dengan membangun long storage (Penampung air memanjang).

“Kita kan dapat dana bantuan dari Pemprov DKI Jakarta untuk membangun trash rake (Penjaring sampah) di Kali Mokervart. Jadi rencananya akan kita bangun long storage,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Kamis (27/4/2017).

Dengan long storage tersebut, nantinya air yang ditampung bisa dimanfaatkan PDAM untuk mengolah air bersih sehingga bisa melayani kebutuhan air di kawasan Batuceper dan DKI Jakarta.

“Trash rake nya akan dibangun di daerah Batuceper, lalu kita optimalkan dengan longstorage. Sehingga tak hanya bisa mengangkut sampah, tapi juga bisa jadi sumber air baku,” ujar Arief.

Namun, untuk bisa mengalirkan air, kata Arief, pintu air yang berada di depan kantor Satpol PP akan diperbaiki terlebih dahulu. Selama ini pintu air tersebut tidak pernah digunakan karena memang untuk mencegah air mengalir ke DKI Jakarta agar tidak banjir.

“Selain itu juga akan dilakukan normalsiasi sepanjang Kali Mokervart,” katanya.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill