Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Kali Mookervart yang merupakan pengendali banjir dari Kota Tangerang ke DKI Jakarta, kondisinya terbengkalai. Kali ini menjulang sepanjang 13 Km di sisi Jalan Daan Mogot dari Pintu Air depan Kantor Satpol PP Kota Tangerang hingga Kali Deres, Jakarat Barat.
Air sungai yang dangkal dan keruh menyebabkan sisi kali ditumbuhi pepohonan seperti hutan belantara. Tak hanya itu, bahkan beberapa orang mendirikan bangunan semi permanen berupa gubuk liar di jalur hijau ini.
Pemerintah Kota Tangerang rencananya memanfaarkan kali tersebut sebagai sumber air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dengan membangun long storage (Penampung air memanjang).
“Kita kan dapat dana bantuan dari Pemprov DKI Jakarta untuk membangun trash rake (Penjaring sampah) di Kali Mokervart. Jadi rencananya akan kita bangun long storage,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Kamis (27/4/2017).
Dengan long storage tersebut, nantinya air yang ditampung bisa dimanfaatkan PDAM untuk mengolah air bersih sehingga bisa melayani kebutuhan air di kawasan Batuceper dan DKI Jakarta.
“Trash rake nya akan dibangun di daerah Batuceper, lalu kita optimalkan dengan longstorage. Sehingga tak hanya bisa mengangkut sampah, tapi juga bisa jadi sumber air baku,” ujar Arief.
Namun, untuk bisa mengalirkan air, kata Arief, pintu air yang berada di depan kantor Satpol PP akan diperbaiki terlebih dahulu. Selama ini pintu air tersebut tidak pernah digunakan karena memang untuk mencegah air mengalir ke DKI Jakarta agar tidak banjir.
“Selain itu juga akan dilakukan normalsiasi sepanjang Kali Mokervart,” katanya.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews