Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Dinas Perhubungan Kota Tangerang mencegat armada Busway Transjakarta Rute Tendean-Ciledug, saat melakukan uji coba di depan Perumahan Puri Beta, Kecamatan Larangan, Selasa (9/5/2017). Hal itu dilakukan karena Transjakarta tidak diberikan izin oleh Wali Kota Tangerang melewati Ciledug.
Sejumlah armada bus tersebut diberhentikan petugas Dishub saat memasuki kawasan Perumahan Puri Beta yang direncanakan sebagai shelter Koridor 13.
Kegiatan uji coba yang mendapatkan pengawalan anggota TNI dan Polri itu akhirnya dihentikan dan bus kembali memutar ke arah Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saepul Rochman mengatakan, penghentian sementara ini dilakukan karena tidak diizinkan oleh Wali Kota Tangerang lantaran Pemprov DKI belum melanjutkan jalur elevated (Jalan layang) Busway Koridor 13 hingga area CBD Ciledug.
“Selain itu, belum adanya koordinasi dari Pemprov DKI terkait rekayasa lalu lintas sehingga akan terjadi kemacetan di kawasan tersebut,” katanya.
Pemkot Tangerang hanya menginginkan agar Dishub DKI untuk berkoordinasi dengan Pemkot Tangerang. Pasalnya, uji coba yang dilakukan sejak sabtu kemarin tidak ada pemberitahuan sama sekali.
“Selain itu kita menagih janji Pemda DKI yang akan membangun elevated hingga ke CBD Ciledug. Anggaran itu kan yang adain Pemda DKI. Waktu itu kan Pak Gubernur (Ahok) sudah bilang dengan anggaran sekitar Rp1,5 triliun,” katanya.
Untuk diketahui, hingga saat ini pembangunan elevated Busway Transjakarta Koridor 13 baru sampai Universitas Budi Luhur. Diperkirakan masih sekitar 5 kilometer yang harus dibangun oleh DKI hingga CBD Ciledug.
Transjakarta rute Tendean- Cileduk ini sendiri rencananya akan mulai dioperasikan Pada 22 Juni 2017 bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta. (RAZA)
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews