Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari
Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35
Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang terus mengguyur wilayah Tangsel beberapa hari belakangan ini, menyebabkan rumah warga mengalami retak dan kerusakan parah. Peristiwa yang terbaru terjadi di Kampung Koceak RT 6/2 Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu,Selasa (9/5/2017).
Bencana yang kali ini terjadi menimpa lima rumah warga yang membuat rumah rumah tersebut tidak dapat ditempati kembali.
"Awalnya kemarin, saya dan keluarga mendengar suara retakan dinding. Tapi karena lagi enggak enak badan, saya enggak ngecek lagi," ujar Matsuki (57) salah seorang warga yang rumahnya terdampak paling parah.
Dia menceritakan, dirinya mengira suara tersebut bukan karena retakan dinding. Dari Saat pagi, bangun tidur. Dirinya melihat teras rumahnya sudah retak dan lantai nya pecah.
Melihat hal itu, Madsuki langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kelurahan setempat. " Saya langsung lapor kelurahan, tapi kok makin lama makin banyak kerusakan di rumah. Selain saya rupanya ada lima rumah lain juga yang mengalami kerusakan," jelasnya.
Lurah Keranggan, Agus Muhdi yang ditemui di lokasi menjelaskan, saat ini pihak Pemkot Tangsel sedang membantu proses evakuasi barang-barang rumah warga terkena longsor.
"Sementara kita akan berikan bantuan logistik dan akan kita relokasi ke kontrakkan. Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut," tuturnya.
Catatan TangerangNews.com, musibah longsor itu merupakan kejadian kedua kali dalam seminggu terakhir ini. Sebelumnya peristiwa alam itu juga terjadi pada Sabtu (6/5/2017) kemarin tak jauh dari lokasi kejadian saat ini.
Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGTANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
PT PLN (Persero)Unit Induk Distribusi (UID) Banten meraih Lestari Award 2026 pada kategori Innovative Partnership melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Badak Hitam Low Carbon Smart Farming.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews