Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang terus mengguyur wilayah Tangsel beberapa hari belakangan ini, menyebabkan rumah warga mengalami retak dan kerusakan parah. Peristiwa yang terbaru terjadi di Kampung Koceak RT 6/2 Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu,Selasa (9/5/2017).
Bencana yang kali ini terjadi menimpa lima rumah warga yang membuat rumah rumah tersebut tidak dapat ditempati kembali.
"Awalnya kemarin, saya dan keluarga mendengar suara retakan dinding. Tapi karena lagi enggak enak badan, saya enggak ngecek lagi," ujar Matsuki (57) salah seorang warga yang rumahnya terdampak paling parah.
Dia menceritakan, dirinya mengira suara tersebut bukan karena retakan dinding. Dari Saat pagi, bangun tidur. Dirinya melihat teras rumahnya sudah retak dan lantai nya pecah.
Melihat hal itu, Madsuki langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kelurahan setempat. " Saya langsung lapor kelurahan, tapi kok makin lama makin banyak kerusakan di rumah. Selain saya rupanya ada lima rumah lain juga yang mengalami kerusakan," jelasnya.
Lurah Keranggan, Agus Muhdi yang ditemui di lokasi menjelaskan, saat ini pihak Pemkot Tangsel sedang membantu proses evakuasi barang-barang rumah warga terkena longsor.
"Sementara kita akan berikan bantuan logistik dan akan kita relokasi ke kontrakkan. Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut," tuturnya.
Catatan TangerangNews.com, musibah longsor itu merupakan kejadian kedua kali dalam seminggu terakhir ini. Sebelumnya peristiwa alam itu juga terjadi pada Sabtu (6/5/2017) kemarin tak jauh dari lokasi kejadian saat ini.
TODAY TAGBINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews