200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang terus mengguyur wilayah Tangsel beberapa hari belakangan ini, menyebabkan rumah warga mengalami retak dan kerusakan parah. Peristiwa yang terbaru terjadi di Kampung Koceak RT 6/2 Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu,Selasa (9/5/2017).
Bencana yang kali ini terjadi menimpa lima rumah warga yang membuat rumah rumah tersebut tidak dapat ditempati kembali.
"Awalnya kemarin, saya dan keluarga mendengar suara retakan dinding. Tapi karena lagi enggak enak badan, saya enggak ngecek lagi," ujar Matsuki (57) salah seorang warga yang rumahnya terdampak paling parah.
Dia menceritakan, dirinya mengira suara tersebut bukan karena retakan dinding. Dari Saat pagi, bangun tidur. Dirinya melihat teras rumahnya sudah retak dan lantai nya pecah.
Melihat hal itu, Madsuki langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kelurahan setempat. " Saya langsung lapor kelurahan, tapi kok makin lama makin banyak kerusakan di rumah. Selain saya rupanya ada lima rumah lain juga yang mengalami kerusakan," jelasnya.
Lurah Keranggan, Agus Muhdi yang ditemui di lokasi menjelaskan, saat ini pihak Pemkot Tangsel sedang membantu proses evakuasi barang-barang rumah warga terkena longsor.
"Sementara kita akan berikan bantuan logistik dan akan kita relokasi ke kontrakkan. Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut," tuturnya.
Catatan TangerangNews.com, musibah longsor itu merupakan kejadian kedua kali dalam seminggu terakhir ini. Sebelumnya peristiwa alam itu juga terjadi pada Sabtu (6/5/2017) kemarin tak jauh dari lokasi kejadian saat ini.
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGPerdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews