Connect With Us

Lagi, 5 Rumah Ambrol di Setu Tangsel

Yudi Adiyatna | Selasa, 9 Mei 2017 | 18:30

Rumah warga wilayah Tangsel mengalami retak dan kerusakan parah, akibat Hujan yang terus mengguyur, hingga saat ini rumah tersebut diberi garis batas Polisi, Selasa (9/5/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Hujan yang terus mengguyur wilayah Tangsel beberapa hari belakangan ini, menyebabkan  rumah warga mengalami retak dan kerusakan parah. Peristiwa yang terbaru terjadi di Kampung  Koceak RT 6/2 Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu,Selasa (9/5/2017).

Bencana yang kali ini terjadi menimpa lima rumah warga yang membuat rumah rumah tersebut tidak dapat ditempati kembali.

"Awalnya kemarin, saya dan keluarga mendengar suara retakan dinding. Tapi karena lagi enggak enak badan, saya enggak ngecek lagi," ujar Matsuki (57) salah seorang warga yang rumahnya terdampak paling parah.

Dia  menceritakan, dirinya mengira suara tersebut bukan karena retakan dinding. Dari Saat pagi, bangun tidur. Dirinya melihat teras rumahnya sudah retak dan lantai nya pecah.

Melihat hal itu, Madsuki langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kelurahan setempat.  " Saya langsung lapor kelurahan, tapi kok makin lama makin banyak kerusakan di rumah. Selain saya rupanya ada lima rumah lain juga yang mengalami kerusakan," jelasnya.

Lurah Keranggan, Agus Muhdi yang ditemui di lokasi menjelaskan, saat ini pihak Pemkot Tangsel sedang membantu proses evakuasi barang-barang rumah warga terkena longsor.

"Sementara kita akan berikan bantuan logistik dan akan kita relokasi ke kontrakkan.  Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut," tuturnya.

Catatan TangerangNews.com, musibah longsor itu merupakan kejadian kedua kali dalam seminggu terakhir ini. Sebelumnya peristiwa alam itu juga terjadi pada Sabtu (6/5/2017) kemarin tak jauh dari lokasi kejadian saat ini.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill