Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tangerang merekomendasikan tiga nama untuk mengisi jabatan ketua cabang. Hal ini dilakukan setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menonaktifkan ketua Cabang Kota tangerang beberapa waktu lalu.
Pelaksana Harian Ketua Cabang PDI Perjuangan Kota Tangerang, Ananta Wahana mengatakan, pihaknya melalui tahapan pleno telah merekomendasikan tiga nama kader untuk mengisi jabatan ketua cabang kepada DPP.
"Ketiga nama tersebut adalah Gatot Wibowo mantan wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Sumarti dan Andrie. Ketiga nama tersebut nantinya dipilih oleh DPP untuk ditunjuk menjadi ketua," katanya.
Ananta melanjutkan, jawaban dari rekomemdasi DPC PDI Perjuangan kota Tangerang tersebut nantinya akan dibacakan dalam Rapat Kerja cabang Khusus.
"Namun untuk tanggalnya kita masih menunggu jawaban dari DPP, karena hal tersebut merupakan kewenangan mereka. Tugas kita hanya memberikan rekomendasi saja," katanya.
Ananta berharap, siapa pun ketua cabang yang dipilih oleh DPP. Diharapakan bisa membawa PDI Perjuangan Kota Tangerang lebih baik lagi sebagai alat perjuangan.
"Sehingga nantinya dapat mewujudkan melalui program-programnya yang pro dengan rakyat kecil. sehingga sesuai dengan azasnya yaitu Pancasila," pungkasnya.(RAZ)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews