Connect With Us

Teater Cahaya UMT Indonesia Gelar Puisi Musikal di Taman Ismail Marzuki

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 19 September 2017 | 19:00

Away Enawar, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMT saat memberikan sambutan dalam acara Teater Cahaya Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) Indonesia. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Teater Cahaya Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) Indonesia bersama Komunita Sitihinggil Benteng akan petunjukan puisi bergendre drama musikal bernama Konser Turbulensi di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No 73, Menteng, Jakarta pusat, pada 6-7 Oktober 2017.

Konser ini akan menampilkan kumpulan sajak karya Away Enawar, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMT, yang akan dibawakan oleh budayawan dan seniman nasional seperti Putu Wijaya, Ken Zuraida, Jose Rizal Manua dan Ambroso Katamsi. BACA JUGA : Festival Seni dan Budaya Daerah Untuk Anak-anak di gelar di Tangsel

Away mengatakan, konsep dari konser ini adalah kepedulian pwarga kampus UMY terhadap ginjang ganjing dan kegelisahan terhadap fenomena yang terjadi di Indonesia. Diantaranya seperti masalah ekonomi, timpangnya lapangan pekerjaan dan pencari kerja, maupun berita hoax yang dibesar-besarkan.

“Dari kegeliasan itu kami membuat sintesa melalui syair puisi. Ada sekitar 11 puisi karya saya yang akan dibacakan,” katanya, di Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Selasa (19/9/2017).

Menurut Away, agar puisi tersebut bisa dinikmati oleh berbagai kalangan, khususnya anak muda, pihaknya mengkolaborasikan puisi tersebut dengan musik etnik, irama orkestra, tarian hingga multimedia.

“Kami mencari nada-nada yang pas antara puisi dengan musik dan tarian tersebut. Tujuannya agar musikalisasi yang kami persembahkan nanti bisa singgah di hati anak muda yang selera musiknya beragam,” paparnya. BACA JUGA : Sinar Mas Land Gelar Festival Pendidikan 2017

Adapun total seniman yang terlibat dalam konser sekitar  60 orang. Pihaknya menargetkan kunjungan penonton dalam konser tersebut sekitar 2500 orang.

“Dari konser ini saya berharap kita bisa bersama-sama mencari titik hening dalam diri sendiri, supaya bisa mengoreksi diri, sudah seprti apa dia untuk Indonesia, sudah melakukan apa untuk Indoensia,” pungkas Away.(RAZ)

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill