Connect With Us

Pabrik Farmasi Ilegal di Jatiuwung Bahan Bakunya dari Gudang di Serpong

Yudi Adiyatna | Kamis, 28 September 2017 | 17:00

Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto bersama Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, mengecek mesin pembuatan obat-obatan Ilegal, Kamis (28/9/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pabrik farmasi ilegal yang memproduksi obat jenis Tramadol dan  Hexymer di Jatiuwung, Kota Tangerang yang digerebek Satuan Reskrim Polres Tangsel, Kamis (28/9/2017) diketahui ternyata mengambil bahan baku pembuatan obat tersebut di wilayah pergudangan Serpong, Tangsel.

Kapolsek Serpong Kompel Deddy Kurniawan yang ikut bersama Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto dan Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengungkapkan, mulanya diketahui pabrik tersebut memperoleh bahan baku dari salah satu gudang yang ada di wilayah Paku Jaya, Serpong Utara Tangsel. BACA JUGA : Pabrik Tramadol di Jatiuwung Digerebek Polres Tangsel

"Ini hasil pengembangan. Bahannya dari pergudangan multiguna belakang Plaza Serpong," ungkap Kapolsek Serpong.

Mendapatkan informasi tersebut, oleh pihak kepolisian kemudian dilakukanlah pembuntutan pengiriman bahan dasar pembuatan obat ilegal tersebut dari wilayah Serpong hingga menuju Pergudangan Sentral Prima Tekno Park, Jati Uwung , Kota Tangerang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Tangsel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto menggerebek sebuah pabrik yang diketahui memproduksi sebanyak 660 ribu butir obat-obatan jenis Tramadol dan Hexymer. BACA JUGA : Pabrik Obat Ilegal di Jatiuwung Produksi 660 Ribu Butir per Hari

"Perhari mereka produksi sebanyak 80 kg dan diedarkan di wilayah Tangerang. Kalau di jumlahkan sekitar 660 ribu butir perhari," ungkap Kapolres.(DBI)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANTEN
Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:41

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah kembali menjadi sorotan publik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill