Connect With Us

Dua Buruh Didakwa Curi Sepatu, KASBI Demo PN Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 24 Oktober 2017 | 13:00

Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kota Tangerang berunjuk rasa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Puluhan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kota Tangerang berunjuk rasa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Selasa (24/10/2017).

Mereka memprotes dakwaan terhadap dugaan kasus pencurian sepatu reject yang melibatkan kedua buruh karyawati PT KMK Global Sport bernama Suprapti dan Nurbaiti.

Pasalnya, leduanya telah lama bekerja sekitar 12 tahunan salah satu perusahaan besar yang memproduksi sepatu bermerk Nike di Jalan Cikupa Mas Raya, Kabupaten Tangerang tersebut

"Bebaskan saudari Nurbaiti dan Suprapti," teriak para buruh.

Menurut M Sofa, orator unjuk rasa, bahwa Nurbaiti dan Suprapti hanya dituduhkan mencuri sepatu reject. Namun barang sepatu sejenisnya masih ada diperusahaan alias tidak curi oleh terdakwa.

"Mereka (Managemen perusahaan) tidak memiliki hati yang baik, sejatinya kasus kaya gitu bisa diperselesaikan dengan kekeluargaan yang seharusnya masalah itu tidak harus diperadilan," kata Sofa.

KASBI juga menilai kalau selama ini terdakwa bekerja diperusahaan tersebut secara baik, patuh dan beretika hanya saja selama ini tidak ada pemantauan di dalam kinerja mereka.(RAZ/HRU)

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill