Connect With Us

Eks Jurnalis Cantik Ini Rangkul Anak Muda Agar Suka Politik

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 Oktober 2017 | 15:00

Ratu Isyana Bagoes Oka Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (@TangerangNews.com / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jika dunia politik merupakan sesuatu yang membosankan dan kurang menarik bagi kebanyakan anak muda, namun tidak bagi Ratu Isyana Bagoes Oka. Mantan jurnalis stasiun televisi swasta nasional ini justru sengaja terjun ke dunia tersebut untuk merangkul anak muda yang kritis dan idealis agar terlibat dalam politik.

Wanita cantik kelahiran 13 September 1980 ini pun sudah mendaftar sebagai calon legislatif DPR RI pada Pemilu 2019 melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang ia bentuk bersama anak-anak muda lainnya.

“Mengubah  wajah parlemen caranya ya harus terjun langsung, harus dimasuki orang-orang baik, muda dan cerdas. Saya memang belum berpengalaman, tapi yang penting untuk ikut ke politik itu apakah orang tersebut punya integritas. Jadi kita ingin mengajak mereka (anak-anak muda) untuk bergabung ,” tukasnya saat berbincang dengan awak media di Kota Tangerang, Selasa (25/10/2017).

Ratu Isyana juga mengakui jika dunia iklim politik di negara ini membuat publik tak percaya partai. Karena itu, dia gencar melakukan sosialisasi melalui media sosial maupaun dialog langsung dengan berbagai komunitas, serta memberikan pendidikan politik.

“Kita tanya langsung terkait pandangan mereka. Sebenarnya banyak juga kok anak-anak muda yang peduli dan mengerti soal politik, hanya saja mereka enggan terlibat langsung. Karena itu kita dorong, kita berikan wadah melalu PSI,” ungkapnya.

Menurut Ratu Isyana, PSI yang mengusung prinsip anti korupsi dan anti intoleransi ini berupaya mencari kader-kader muda  yang berani, cerdas, progresif dan tidak terkontaminasi budaya partai politik lama. Pihaknya ingin melawan sistem perpolitikan yang buruk hasil bentukan orang-orang lama.

“Kita memang menyasar swing voters yang kebanyakan anak muda yang kalau dikecewakan sekali tidak akan mau lagi. Yang bisa kita lakukan cuma membuktikan dengan tetap di jalan yang lurus jika menjadi anggota parlemen nanti. Kita siap jadi alien yang akan dimusuhi banyak pihak, karena melawan sisten yang sudah ada,” katanya.

Agar pada caleg PSI tidak terjumus politik buruk, kata Isyana, PSI juga memiliki sistem untuk mengontrol para calegnya, yakni melalui aplikasi yang bisa diakses publik untuk memberikan rating kepada caleg tersebut. “Jadi kalau kinerja dia buruk bisa dilihat dan bisa segera diganti,” tukasnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

KOTA TANGERANG
Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Pesan Rektor UMT untuk Lulusan FISIP 2026: Jangan Berhenti Belajar Setelah Pegang Ijazah

Senin, 21 September 2026 | 20:00

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. Warsito, M.Si., meminta para lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill