Connect With Us

Mengaku Anak Tentara, WNA Nigeria Digelandang Petugas Imigrasi Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 9 November 2017 | 00:00

Petugas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang mengamankan WNA asal Nigeria di Hotel Great Western Resort Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka operasi pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) yang tengah digencarkan oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang. Petugas berhasil mengamankan seorang WNA asal Nigeria yang mengaku sebagai anak tentara Nigeria berpangkat Kolonel.

Nwachukwu, 31, WNA asal Nigeria ini terciduk petugas imigrasi di dalam kamar Hotel Great Western Resort Kota Tangerang.

Ketika digeledah, petugas pun mendapat kartu identitas Nigeria Army, namun petugas tidak percaya begitu saja. Setelah diinterogasi, WNA tersebut mengaku kalau kartu iyu milik ayahnya yang berpangkat Kolonel.

Kepala Imigrasi Kelas I Kota Tangerang Herman Lukman mengatakan, bahwa operasi gabungan yang bekerjasama dengan TNI, Polri, Kesbangpol, BNN dan Imigrasi Kota Tangerang ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dibeberapa titik berbeda. Salah satunya Hotel Great Western Resort. Dalam giat hari ini petugas berhasil mengamankan 36 WNA yang mayoritas berkulit hitam.

“Kita dapatkan 30 orang, 17 tanpa paspor, 5 ada dokumen tapi 7 dokumen overstay. Kemudian tim bergerak lagi ke 1 perusahaan dan berhasil mengamankan 12 WNA China," ujarnya kepada TangerangNews.com, Rabu (08/11/2017).

Ketika petugas bergerak ke Hotel Great Western Resort, petugas berhasil mengamankan 4 WNA tanpa passport.

"Alhamdulillah dalam sehari bisa mengamankan 36 WNA terdiri dari WNA China sebanyak 12 orang dan sisanya WNA asal Nigeria. Kita usahakan kegiatan ini rutin," sambungnya.

Herman menyebut, bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada para WNA ilegal, yakni dengan mengembalikan WNA tersebut ke negara asalnya secara paksa. Selanjutnya petugas membawa para WNA tersebut ke kantor Imigrasi Kelas I Kota Tangerang guna penyelidikan lebih lanjut.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill