Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com - Saat ini wilayah Kota Tangerang sudah memasuki musim penghujan yang bisa menyebabkan bencana banjir, maka dari itu Polres Metro Tangerang Kota melakukan apel gelar pasukan dalam rangka antisipasi bencana tersebut.
Apel antisipasi banjir ini di laksanakan di halaman Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (14/11/2017), yang dipimpin langsung dengan Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan. Turut serta dihadiri oleh Dandim 05/06 Tangerang, Kasatpol PP Kota Tangerang, Kadishub Kota Tangerang, Kepala BPBD Kota Tangerang dan Pokdarkamtibmas Kota Tangerang.
Di wilayah Kota Tangerang, ada beberapa titik yang menjadi langganan banjir diantaranya seperti Perumahan Ciledug Indah, Periuk, dan Total Persada.
Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pasukan yang akan mengawaki peralatan keselamatan seperti perahu karet, kano, kayak dan ban pelampung.
Dalam amanatnya, Kapolres mengatakan bahwa pada tahun lalu dirinya terlibat dalam menangani banjir yang melanda kawasan Periuk.
“Pada banjir tahun kemarin yang menimpa kawasan Periuk saya berada di dalamnya bersama unsur terkait yaitu BPBD, Satpol PP, TNI dan Polri," Harry.
Untuk mengantisipasi banjir, Kapolres juga berharap agar Pemkot Tangerang bisa menangani berbagai bencana yang ada di Kota Tangerang.
"Saya yakin Pemkot Tangerang bisa menangani bencana, bahwa kita harus waspada terhadap bencana banjir karena di wilayah Tangerang Selatan sudah terjadi bencana longsor,” imbuhnya.(RAZ/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews