Connect With Us

Ini Jumlah Harta Kekayaan Arief-Sachrudin

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 20 Januari 2018 | 18:00

Arief R Wismansyah dan Sachrudin. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - KPU Kota Tangerang telah menerima bukti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Arief R Wismansyah dan Sachrudin sebagai bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang periode 2018 - 2023.

Komisioner KPU Kota Tangerang, Banani Bahrul mengatakan, bukti LHKPN itu telah diberikan pasangan Arief - Sachrudin yang terlingkup didalam berkas administrasi.

BACA JUGA:

"Mereka sudah menyampaikan jumlah harta kekayaan nya ke KPK. Nah bukti tanda terimanya sudah kami terima saat mereka mendaftar sebagai bakal paslon kepada kami," ujarnya di kantor KPU Kota Tangerang, Jumat (19/1/2018).

Namun, Banani belum bisa merinci terhadap jumlah harta kekayaan paslon tersebut, karena jumlah rinciannya belum diterima oleh KPU. Banani menegaskan, saat ini, KPU hanya menerima bukti pelaporan LHKPN paslon saja.

"Harta kekayaan paslon wajib diumumkan oleh paslon selambat-lambatnya pada 2 hari sebelum pemungutan suara dimulai," tuturnya.

Seperti dilansir dari aplikasi LKHPN KPK RI bahwa Arief R Wismansyah sudah empat kali melaporkan kekayaannya pada 16 Agustus 2008 saat menjabat wakil walikota, 8 Juni 2013 saat maju menjadi calon walikota, pada 17 Desember 2015 saat menjadi walikota periode 2013-2018, serta pada tanggal 9 Januari 2018 untuk mendaftar kembali sebagai calon walikota periode 2018-2023.

Total kekayaan Arief tercatat Rp. 14.330.136.579 pada laporan tahun 2018. Jumlah ini lebih besar dibandingkan pada laporan tahun 2015 senilai Rp 11.446.634.508.

Sedangkan Sachrudin melaporkan harta kekayaan saat menjabat sebagai camat di Kecamatan Pinang pada tahun 2013.

Pelaporan dilakukan saat pencalonan dirinya sebagai wakil walikota 2013-2018. Setelah terpilih, Sachrudin melaporkan kekayaan pada Februari 2016. Total kekayaan politikus Golkar ini sebesar Rp 3.199.191.864 pada tahun 2016.(RAZ/RGI)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill