Connect With Us

Ormas Diminta Damai saat Pilkada Kota Tangerang 2018

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 5 Januari 2018 | 14:00

Kantor KPU Kota Tangerang. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang meminta masyarakat maupun organisasi masyarakat (ormas) untuk turut ikut berpartisipasi dalam mensukseskan Pilkada Kota Tangerang 2018.

Tak hanya KPU, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang sebagai pembina ormas juga meminta agar ormas berdeklarasi damai dalam kesuksesan Pilkada.

"Kita sudah lakukan kegiatan deklarasi yang bertujuan untuk menyatukan mereka (organisasi) mensukseskan Pilkada. Mereka sudah berdeklarasi damai bahwa sepakat pada 2018 untuk damai," ujar Temmy Mulyadi, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Tangerang, Jumat (5/1/2018).

Menurutnya, ormas memiliki kewenangan untuk berpolitik. Kata Temmy selama yang bersangkutan mempunyai hak pilih.

"Banyak organisasi yang dukung ini itu (Paslon). Banyak yang ikut politik praktis juga. Pokoknya yang kami ingin kota Tangerang tetap kondusif," ungkapnya.

Komisioner KPU Kota Tangerang, Banani Bahrul mengatakan, unsur TNI, Polri, dan ASN dilarang keras untuk berpolitik. Sementara ormas tidak.

"Tidak ada larangan untuk ormas ikutan berpolitik. Itu tergantung ad/art ormas itu sendiri," kata Banani.

Lanjut Banani, peran ormas juga dipandang perlu untuk mensukseskan Pilkada kota Tangerang dengan menjadi pemilih sekaligus pemantau.

BACA JUGA :

"Tentunya ormas harus ikutan terlibat dalam berpartisipasi untuk memilih dan mengawasi juga. Dan harus bisa berperan sebagai pemantau yang bukan secara ke lembagaan, kalau ada dugaan-dugaan kecurangan politik bisa melaporkan ke instansi terkait (Panwaslu)," tutur Banani.

Selain itu, ketua ormas juga bisa mengingatkan anggotanya yang belum terdaftar sebagai pemilih untuk segera mendaftar ke KPU.

"Tidak hanya hari H pada pencoblosan, tapi dalam seluruh tahapan prosesnya mesti ikutan untuk suksesnya pilkada. Terkait dukung mendukung itu hak politik," papar Banani.(RAZ/HRU)

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill