Connect With Us

Tak Seperti Biasanya, Upacara di Sekolah Tangerang Dipimpin Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 29 Januari 2018 | 19:00

Kapolsek Neglasari Kompol Ubaidillah, saat memimpin langsung Kegiatan upacara bendera di SMP Yuppentek 4, Kota Tangerang, Senin (29/1/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com - Kegiatan upacara bendera di SMP Yuppentek 4, Kota Tangerang, tak seperti biasanya. Karena upacara pada Senin (29/1/2018) ini, dipimpin langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol Ubaidillah.

Upacara bendera tersebut berlangsung di halaman sekolah yang terletak di wilayah hukum Polsek Neglasari, tepatnya di Jalan Iskandar Muda, Kota Tangerang, pada pukul 07.00 WIB. Karena dipimpin langsung oleh Kapolseknya, para murid pun terlihat sangat antusias pada upacara hari ini.

BACA JUGA:

Ubaidillah menjadikan kesempatan ini sebagai upaya bentuk kepedulian polisi terhadap para pelajar di Kota Tangerang. Ditemani jajarannya, Ubaidillah menyampaikan bahwa untuk para siswa dan siswi jauhkan perbuatan bullying dan harus saling tolong menolong. Serta untuk menghindari minuman keras dan narkotika.

"Jauhi perbuatan bullying, juga harus bisa menghindari rokok atau lebih-lebih minuman keras, ganja dan sejenisnya termasuk narkoba," ujarnya dihadapan 130 siswa-siswi.

Ia juga memaparkan, pelajar jangan sampai tergoda dengan pergaulan bebas, manfaatkan waktu untuk belajar "Raihlah cita-citamu setinggi mungkin dan tidak hanya sekedar jadi menteri klau bisa jadi Presiden," tuturnya.

Kepala SMA Yuppentek 4 Mustofa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolsek Neglasari yang telah hadir untuk bisa menjadi pembina upacara.

"Ucapan terima kasih atas pengarahan baik di dalam maupun di luar kelas tentang bahaya narkoba, tawuran pelajar dan kenakalan remaja. Semoga Kapolsek bisa jadi pembina upacara lagi di sini," ucapnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill