Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com - Pasca diresmikan sejak Minggu (4/2/2018) kemarin, Jembatan Berendeng yang berada di Jalan Benteng Jaya, Kota Tangerang selalu dipadati pengunjung disetiap harinya.
Apa lagi pada sore hari, pengunjung dengan sengaja mendatangi destinasi wisata sekaligus landmark terbaru Kota Tangerang ini, hanya untuk mengamati sungai cisadane dari atas flying deck kaca. Dengan kamera dari ponsel, para pengunjung pun mengabadikan momen tersebut.
BACA JUGA :
Namun disamping itu, berbagai keluhan pun diutarakan para pengunjung ketika TangerangNews.com berkunjung ke jembatan yang jadi penghubung antara wilayah Benteng Makassar dengan wilayah Gerendeng itu, pada Rabu (7/2/2018) pukul 17.00 WIB.
Selain dimanfaatkan untuk berselfie ria, pengunjung mengeluhkan tidak tersedianya tempat sampah. Selain itu banyak banyak masyarakat, terutama pengendara motor, yang memarkir kendaraannya di sisi jembatan, meskipun telah dipasang rambu-rambu larangan parkir dan stop.
"Puas bisa berkunjung ke sini, tapi tempat sampah belum ada, jadi pada sembarangan buang sampahnya. Apalagi ada pedagang kaki lima berjualan di sini," ujar Rizko, 20, satu dari pengunjung.
Rizko, 20, Salah satu pengunjung yang berselfie di Jembatan Kaca Berendeng.
Selain Rizko, pengunjung lainnya bernama Dewo, 25, mengeluhkan kondisi pengunjung yang memarkirkan kendaraannya di bahu jalan jembatan.
"Sudah jelas-jelas ada larangan berhenti dan larangan parkir malah pada parkir di bahu jalan. Katanya destinasi wisata masa semrawut gini," ungkap Dewo.
Seperti diketahui, Jembatan Berendeng berbeda dari jembatan pada umumnya. Sebab ketika kendaraan memasuki jembatan tersebut, tanjakan maupun turunan pun didesain sangat tinggi sekali.(RAZ/HRU)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 121 peristiwa kebakaran yang terjadi terjadi sejak 1 Juli hingga 26 Juli 2026.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews