RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak
Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengembangkan tempat wisata baru. Setelah sukses dengan taman tematik dan Kampung Bekelir, kali ini tengah dibangun jembatan kaca yang berada di atas Sungai Cisadane.
Jembatan kaca itu merupakan bagian dari pembangunan Jembatan Dadang Suprapto yang berlokasi di Gerendeng, Kecamatan Karawaci. Jembatan yang akan menghubungkan Jalan Dadang Suprapto dengan Jalan Benteng Makasar Sukarasa ini, dilengkapi dengan pedestrian yang beberapa bagiannya transparan dengan dipasangi kaca.
Selain itu juga dilengkapi dengan ornamen atau ukiran yang menggambarkan identitas Kota Tangerang. Jadi selain untuk mengurai kemacetan, juga bisa jadi destinasi fotografi baru di Kota Tangerang.
BACA JUGA :
Tentunya hal itu menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat kota Tangerang, selain bisa menikmati keindahan jembatan dengan ukiran itu, masyarakat juga bisa melihat dan berdiri diatas air sungai Cisadane.
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah sempat melakukan inspeksi dadakan ke jembatan unik itu pada Sabtu (30/12/2017) lalu. "Bakal ada destinasi wisata terbaru nih di kota Tangerang, bisa jalan di atas kali Cisadane," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Arief juga sempat menjajal transparansi jembatan itu. Diatas kaca, Arief berdiri diatas air sungai Cisadane. "Merinding juga pas nyobain dan liat ke bawah nya," imbuhnya.

Tetapi sayangnya keberadaan jembatan ini belum rampung, progres pengerjaan pembangunannya masih dalam tahap proses, Namun diperkirakan dalam waktu dekat ini akan selesai. "Doain ya semoga cepat selesai," tutur Arief.
"Mudah-mudahan bisa segera beroperasi, mengingat pentingnya keberadaan kedua jembatan tersebut bagi mobilitas masyarakat," ujarnya, Kamis (4/1/2018).
Untuk diketahui, pembangunan Jembatan Dadang Suprapto dibiayai oleh APBD Kota Tangerang yang bersumber dari bantuan Provinsi Bante. Total biaya mencapai Rp 57,4 Miliar, dengan spesifikasi untuk panjang jembatan 115 meter dan lebar 11 meter.(RAZ/HRU)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Upaya pemulihan pascabanjir di sejumlah wilayah Aceh turut mendapat dukungan dari masyarakat Kota Tangerang.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews