PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengembangkan tempat wisata baru. Setelah sukses dengan taman tematik dan Kampung Bekelir, kali ini tengah dibangun jembatan kaca yang berada di atas Sungai Cisadane.
Jembatan kaca itu merupakan bagian dari pembangunan Jembatan Dadang Suprapto yang berlokasi di Gerendeng, Kecamatan Karawaci. Jembatan yang akan menghubungkan Jalan Dadang Suprapto dengan Jalan Benteng Makasar Sukarasa ini, dilengkapi dengan pedestrian yang beberapa bagiannya transparan dengan dipasangi kaca.
Selain itu juga dilengkapi dengan ornamen atau ukiran yang menggambarkan identitas Kota Tangerang. Jadi selain untuk mengurai kemacetan, juga bisa jadi destinasi fotografi baru di Kota Tangerang.
BACA JUGA :
Tentunya hal itu menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat kota Tangerang, selain bisa menikmati keindahan jembatan dengan ukiran itu, masyarakat juga bisa melihat dan berdiri diatas air sungai Cisadane.
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah sempat melakukan inspeksi dadakan ke jembatan unik itu pada Sabtu (30/12/2017) lalu. "Bakal ada destinasi wisata terbaru nih di kota Tangerang, bisa jalan di atas kali Cisadane," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Arief juga sempat menjajal transparansi jembatan itu. Diatas kaca, Arief berdiri diatas air sungai Cisadane. "Merinding juga pas nyobain dan liat ke bawah nya," imbuhnya.

Tetapi sayangnya keberadaan jembatan ini belum rampung, progres pengerjaan pembangunannya masih dalam tahap proses, Namun diperkirakan dalam waktu dekat ini akan selesai. "Doain ya semoga cepat selesai," tutur Arief.
"Mudah-mudahan bisa segera beroperasi, mengingat pentingnya keberadaan kedua jembatan tersebut bagi mobilitas masyarakat," ujarnya, Kamis (4/1/2018).
Untuk diketahui, pembangunan Jembatan Dadang Suprapto dibiayai oleh APBD Kota Tangerang yang bersumber dari bantuan Provinsi Bante. Total biaya mencapai Rp 57,4 Miliar, dengan spesifikasi untuk panjang jembatan 115 meter dan lebar 11 meter.(RAZ/HRU)
TODAY TAGProyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews