Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Pihak kontraktor pembangunan Jembatan Teuku Umar menambah 50 orang pekerja untuk mempercepat proses pembangunan jembatan tersebut agar bisa segera dilintasi kendaraan.
Hal ini dilakukan pasca Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah marah-marah kepada pihak kontraktor, PT Syaputra Benteng Sejahtera, pada Senin (18/9/2017), lantaran proyek yang harus menutup Jalan GJA-Teuku Umar itu menyebabkan kemacetan panjang.
"Jadi dulu ketika Pak Wali sidak, pekerja jembatan hanya ada 30 orang pekerja, namun saat ini kami tambahkan menjadi 50 orang pekerja," kata Wahyu selaku Proyek Manajer, Jumat (22/9/2017). BACA JUGA : 2 Jembatan Baru di Tangerang Didesain Bisa Untuk Nongkrong
Diketahui sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan sidak ke lokasi jembatan dan meminta untuk proses pembangunan dipercepat, agar tanggal 10 November 2017 yang bertepatan dengan hari Pahlawan bisa diresmikan.
"Beliau minta Pembangunan dipercepat, kita selalu mencoba berusaha dan optimis bisa menuruti permintaan Pak Wali, dan kita akan upayakan 20 hari untuk jalan selesai dan sudah dapat diakses," ujar Wahyu.
Saat ini progres jembatan pembangunan tersebut sudah mencapai 65 persen. Jembatan ini dibangun di samping jembatan Teuku Umar yang sudah ada sebelumnya. Dalam upaya mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di jembatan tersebut. BACA JUGA : Progres Pembangunan Jembatan Teuku Umar Capai 45%
Nantinya jembatan yang baru ini untuk menghubungkan lalu lintas dari arah Jalan Jenderal Sudirman, Cikokol ke Karawaci dan Palem Semi. Sedangkan jembatan lama hanya untuk lalu lintas dari arah Karawaci ke Cikokol.(RAZ)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews