Connect With Us

Disemprot Wali Kota, Kontraktor Percepat Pembangunan Jembatan Teuku Umar

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 22 September 2017 | 17:00

Pembangunan Jembatan Teuku Umar, Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (22/9/2017). (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pihak kontraktor pembangunan Jembatan Teuku Umar menambah 50 orang pekerja untuk mempercepat proses pembangunan jembatan tersebut agar bisa segera dilintasi kendaraan.

Hal ini dilakukan pasca Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah marah-marah kepada pihak kontraktor, PT Syaputra Benteng Sejahtera, pada Senin (18/9/2017), lantaran proyek yang harus menutup Jalan GJA-Teuku Umar itu menyebabkan kemacetan panjang.

"Jadi dulu ketika Pak Wali sidak, pekerja jembatan hanya ada 30 orang pekerja, namun saat ini kami tambahkan menjadi 50 orang pekerja," kata Wahyu selaku Proyek Manajer, Jumat (22/9/2017). BACA JUGA : 2 Jembatan Baru di Tangerang Didesain Bisa Untuk Nongkrong

Diketahui sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan sidak ke lokasi jembatan dan meminta untuk proses pembangunan dipercepat, agar tanggal 10 November 2017 yang bertepatan dengan hari Pahlawan bisa diresmikan.

"Beliau minta Pembangunan dipercepat, kita selalu mencoba berusaha dan optimis bisa menuruti permintaan Pak Wali, dan kita akan upayakan 20 hari untuk jalan selesai dan sudah dapat diakses," ujar Wahyu.

Saat ini progres jembatan pembangunan tersebut sudah mencapai 65 persen. Jembatan ini dibangun di samping jembatan Teuku Umar yang sudah ada sebelumnya. Dalam upaya mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di jembatan tersebut. BACA JUGA : Progres Pembangunan Jembatan Teuku Umar Capai 45%

Nantinya jembatan yang baru ini untuk menghubungkan lalu lintas dari arah Jalan Jenderal Sudirman, Cikokol ke Karawaci dan Palem Semi. Sedangkan jembatan lama hanya untuk lalu lintas dari arah Karawaci ke Cikokol.(RAZ)

KAB. TANGERANG
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Kamis, 23 April 2026 | 22:00

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyoroti polemik kebijakan alih fungsi lahan sawah dan pertanian khususnya di kawasan Kecamatan Teluknaga yang disinyalir melanggar regulasi Pemerintah Pusat.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill