Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TANGERANGNEWS.com - Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun tenggelam di Kali Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (17/2/2018). Beruntung korban tenggelam tersebut berhasil diselamatkan petugas dan dilarikan ke rumah sakit.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, bocah tersebut bernama Rovi Mauladi warga Jalan Arya Santika, Gang Samaun 4 RT 03/03, Kelurahan Sumur Pacing, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
Warga setempat mengatakan, anak itu tenggelam di Kali Bayur sekitar pukul 11.50 WIB.
Sebelum tenggelam, Rovi sedang asyik bermain ayunan di pinggir Kali Bayur di Jalan Raya Bayur, Periuk Jaya, Kota Tangerang.
"Korban tenggelam sedang bermain ayunan yang menggantung di atas pohon," ujarnya.
Sayangnya, korban pun terjatuh dari ayunan yang ia mainkan itu hingga dirinya tercebur ke Kali Bayur dan terbawa arus.
"Kemudian terjatuh ke air dan ke bawa arus air," ungkapnya.
Petugas siap siaga dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) UPT Periuk pun meluncur ke lokasi. Tak memakan waktu lama korban ditemukan.
Saat ini korban sedang berada di RSUD Tangerang. Dan sedan dalam penanganan pihak kepolisian setempat.(DBI/HRU)
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TODAY TAGBalai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews