Connect With Us

Chat di FB Menjadi Pemicu Penganiayaan Gadis ABG di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 12 Maret 2018 | 13:00

Tim Srikandi Polres Metro Tangerang saat menggelandang para tersangka dua gadis anak baru gede (ABG) kasus insiden penganiayaan terhadap seorang wanita di sebuah ruko kosong yang berada di Jalan Bukit Golf Raya Perumahan Modernland, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Berinteraksi di media sosial melalui Facebook menjadi alasan dua gadis anak baru gede (ABG) nekat menganiaya siswi berinisial WN, 13, di Jalan Bukit Golf Raya Perumahan Modernland, Kota Tangerang, pada Jumat (9/3/2018) lalu.

Tim Srikandi Cisadane langsung memberikan kontribusinya dengan menangkap  kedua tersangka bernama Lia, 14, dan Yunita, 16.

Pada saat jumpa pers di Mapolrestro Tangerang, kedua tersangka pun mengungkapkan alasannya bahwa telah menganiaya korbannya dengan sadis.

Tersangka Lia mengaku tersulut emosi pada saat dirinya berinteraksi dengan korban di media sosial melalui Facebook.

"Awalnya ribut - ribut di Facebook, dia (WN) komentarnya bikin saya kesal," ujar Lia, Senin (12/3/2018).

Lia kesal bahwa kekasihnya telah direbut oleh korban. Lia ditemani oleh Yunita dan teman-teman lainnya pun langsung menjemput korban di sebuah tempat cuci steam motor di wilayah Cikokol, Kota Tangerang.

"Saya JJS (jalan - jalan sore) ketemu korban. Awalnya niat baik, tapi kesal cowok saya direbut sama dia," ucap Lia.

Rekan Lia yakni Yunita turut membela sahabatnya itu. Keduanya menganiaya korban dengan cara memukulnya secara bergiliran.

Teman-temannya pun hanya bergeming pada saat penganiayaan itu berlangsung. Mereka hanya mengabadikan momen sadis itu dengan kamera handphone milik Yunita.

"Saya khilaf juga, minta maaf sama dia," kata Yunita.(RAZ/HRU)

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill