Connect With Us

Hujan Semalaman, Tiga Wilayah di Cipondoh Kebanjiran

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 April 2018 | 11:00

Terjadi banjir, akibat hujan semalam, di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mengalami kebanjiran, Rabu (4/4/2018). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Intensitas curah hujan yang lebat membuat tiga wilayah permukiman warga yang ada di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mengalami kebanjiran, Rabu (4/4/2018).

Tiga wilayah Cipondoh yang tergenang air tersebut diantaranya di Jalan Sasak, Perumahan PDK dan Perumahan Banjar Wijaya.

Diketahui, hujan deras terjadi di Kota Tangerang pada Selasa sore hingga Rabu pagi. Genangan air pun mulai muncul sekitar pukul 04.20 WIB.

BACA JUGA:


Hal itu seperti yang dikatakan Korlap Wilayah Timur Dinas PUPR Nana Mustika Budi saat ditemui TangerangNews.com di Jalan Sasak, Cipondoh, Kota Tangerang, pagi tadi.

"Ya genangan air ini muncul karena hujan semalaman di Kota Tangerang," ujar Nana.

Nana bersama belasan anggotanya sedang melakukan normalisasi drainase yang ada di Jalan Sasak. Sampah demi sampah pun dikeruk dan diangkut para pasukan oranye.

Selain curah hujan tinggi yang membuat debit air meningkat, Nana juga menilai bahwa genangan air muncul dikarenakan adanya sampah-sampah yang menyumbat di saluran air.



Nana juga menyayangkan sikap masyarakat setempat yang belum sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

"Ada tiga wilayah yang tergenang air. Tim kami juga sudah berada di lokasi semua untuk melakukan normalisasi drainase," kata Nana.



Pantauan TangerangNews.com, genangan air di Jalan Sasak diperkirakan setinggi 30 - 40 cm atau sebetis kaki orang dewasa begitupula di Perumahan PDK dan Perumahan Banjar Wijaya.

Akses jalan pun tersendat di tiga wilayah itu. Dihimbau untuk kendaraan roda dua tidak melewati kawasan ini.

"Kalau di dalam lumayan air tingginya sebetis kaki orang dewasa. Mungkin juga hari ini genangan air sudah mulai surut tapi kalau tidak hujan lagi ya," papar Nana.(RAZ/RGI)

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:06

Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang sudah berlangsung selama delapan hari masih belum padam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill