MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Intensitas curah hujan yang lebat membuat tiga wilayah permukiman warga yang ada di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang mengalami kebanjiran, Rabu (4/4/2018).
Tiga wilayah Cipondoh yang tergenang air tersebut diantaranya di Jalan Sasak, Perumahan PDK dan Perumahan Banjar Wijaya.
Diketahui, hujan deras terjadi di Kota Tangerang pada Selasa sore hingga Rabu pagi. Genangan air pun mulai muncul sekitar pukul 04.20 WIB.
BACA JUGA:
Hal itu seperti yang dikatakan Korlap Wilayah Timur Dinas PUPR Nana Mustika Budi saat ditemui TangerangNews.com di Jalan Sasak, Cipondoh, Kota Tangerang, pagi tadi.
"Ya genangan air ini muncul karena hujan semalaman di Kota Tangerang," ujar Nana.
Nana bersama belasan anggotanya sedang melakukan normalisasi drainase yang ada di Jalan Sasak. Sampah demi sampah pun dikeruk dan diangkut para pasukan oranye.
Selain curah hujan tinggi yang membuat debit air meningkat, Nana juga menilai bahwa genangan air muncul dikarenakan adanya sampah-sampah yang menyumbat di saluran air.

Nana juga menyayangkan sikap masyarakat setempat yang belum sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
"Ada tiga wilayah yang tergenang air. Tim kami juga sudah berada di lokasi semua untuk melakukan normalisasi drainase," kata Nana.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews