Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com - Jika Kota Tangerang dilanda hujan, wilayah Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Karawaci pun sering kebanjiran. Terlebih saat ini sudah memasuki musim puncak penghujan.
Masyarakat sekitar pun was - was karena khawatir tempat tinggalnya digenangi air. Seperti pada Senin (5/2/2018), wilayah tersebut digenangi air setinggi betis orang dewasa karena dua pintu bendungan Pasar Baru dibuka.
"Kalau di Bogor sudah siaga 2, wilayah sini yang pertama kali tergenang air di Tangerang seperti kemarin. Pintu Air 10 juga mesti dibuka," ujar Lurah Panunggangan Barat, Ahyar Haerudin, Jumat (9/2/2018).
Ia menjelaskan perlu ada solusi yang efektif guna memecahkan persoalan ini. Menurutnya solusinya hanya satu, pembangunan turap. "Masyarakat minta dibangun turap sudah bosan dengan banjir," ujarnya, Jumat (9/2/2018).
Menurut dia, pembangunan turap ini mesti secepatnya dikerjakan. Sebab, air dari Sungai Cisadane sering kali melimpas jika musim penghujan tiba. "Harus tahun ini turap dibangun. Kalau tidak, Panunggangan Barat bisa tergenang terus," ucapnya.
Kabid Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Agus Tolib menambahkan memang butuh perhitungan untuk mengatasi banjir di Panunggangan Barat. Apalagi jika Pintu Air 10 di Tangerang harus dibuka lantaran kiriman air dari Bendungan Batu Beulah.
"Kami juga jadi dilema. Kalau tidak dibuka, Sungai Cisadane airnya akan melimpas ke mana - mana. Kalau dibuka, Panunggangan Barat yang tergenang, sebab airnya lari ke sana," imbuh Agus.(RAZ/HRU)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews