Connect With Us

186 Atlet Kota Tangerang Ikuti Popda Provinsi Banten

Advertorial | Jumat, 4 Mei 2018 | 21:00

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang M Yusuf saat melepas 186 atlet dari kalangan pelajar pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) IX Tingkat Provinsi Banten, di Puspemkot Tangerang, Jumat (4/5/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang M Yusuf secara resmi melepas 186 atlet dari kalangan pelajar pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) IX Tingkat Provinsi Banten, di ruang Akhlakul Karimah gedung Puspemkot Tangerang, Jumat (4/5/2018).

Para atlet rencananya akan ikut serta bertanding dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) IX Tingkat Provinsi Banten di Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan pada tanggal 4 - 11Mei 2018.

“Saya berharap para atlet dapat berupaya semaksimal mungkin untuk meraih prestasi terbaik, dan dapat mengharumkan nama Kota Tangerang kelas," ungkap Yusuf pada saat memberikan sambutan.

"Pencapaian prestasi terbaik, bukan diraih secara instan, semua harus berproses, dan saya yakin ada banyak kendala. Hanya pelajar-pelajar yang memiliki mental baja yang bisa mengatasi semua kendalanya, dan saya yakin para atlet Kota Tangerang memiliki mental sekuat baja," ujar Yusuf menyemangati.

Ada 19 cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan. Kota Tangerang mengirimkan lebih banyak lagi atlet pada tahun ini. Hal ini berkaitan dengan bertambahnya tiga cabor yang dipertandingkan pada tahun ini.

Dalam pelepasan tersebut, walikota menargetkan Kota Tangerang 'menyabet' predikat sebagai juara umum.

"Kalau ditanya soal harapan, saya berharap Kota Tangerang bisa meraih gelar juara umum pada Popda tahun ini, tentu saja akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya," papar Yusuf.

Pada hari yang sama pembukaan Popda pun diselenggarakan di Sport Center Karawaci tepatnya di daerah Bojong Nangka Kabupaten Tangerang.

Pembukaan Popds tahun ini dihadiri oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan para Wali Kota dan Bupati se-Banten. Acara berlangsung dengan sangat meriah, para peserta dan tamu undangan disuguhi aneka tarian daerah khas dari Banten.

Wahidin berpesan agar para atlet menjunjung tinggi sportivitas. Dan terus jaga stamina selama pertandingan berlangsung.

"Sportivitas adalah jiwa para atlet sejati, kelak kemenangan harus diraih dengan kejujuran dan terus jaga stamina adik-adik sekalian" imbuh Wahidin.

Beliau juga berharap, Popdadapat dijadikan batu loncatan untuk naik ke level yang lebih tinggi lagi

"Dari daerah, naik setingkat ke provinsi hingga bisa terus berkiprah di kancah nasional, dan membawa nama baik daerah nya" tutup Wahidin.(RAZ/HRU)

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

KAB. TANGERANG
Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill