Connect With Us

Aplikasi Pemkot Tangerang Kembali Diadopsi Pemda Lain

Advertorial | Senin, 7 Mei 2018 | 21:00

Penandatangan perjanjian kerjasama antara Bupati Luwu Timur H. Muh. Thorig Husler dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan KUKM Pemkab Bangka Selatan Basu Priatna dengan Pemkot Tangerang yang diwakili oleh Kadis Kominfo Tabrani Senin (7/5/2018). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 TANGERANGNEWS.com-Aplikasi smart city yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Tangerang kembali diadopsi oleh daerah lain yakni Kabupaten Luwu Timur dan Bangka Selatan.

Terkait hal tersebut, penandatangan perjanjian kerjasama antara Bupati Luwu Timur H. Muh. Thorig Husler dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan KUKM Pemkab Bangka Selatan Basu Priatna dengan Pemkot Tangerang. Kota Tangerang diwakili Kadis Kominfo Tabrani serta disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri, di gedung Pusat Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang telah berlangsung di ruangan Tangerang LIVE Room (TLR) pada Senin (7/5/2018).

Dalam sambutannya, Dadi Budaeri memaparkan perjalanan pengembangan smart city di Kota Tangerang termasuk berbagai kendala yang dihadapi.

"Untuk terus menjaga konten dalam sebuah aplikasi supaya terus up to date, bukanlah suatu hal yang sepele. Kita harus kreatif dan peka terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat saat ini. Agar tidak merasa ketergantungan kepada pihak lain, ada baiknya aplikasi dibangun oleh tenaga yang dimiliki dari Pemkot, bukan menggunakan pihak ke 3, agar kita leluasa dalam setiap langkah untuk mengembangkan, membaginya dengan kota atau kabupaten yang lain," paparnya.

Selain itu, Dadi juga berharap kedepannya Pemkot Tangerang bisa menerapkan sistem papper less pada setiap kegiatan dengan bantuan aplikasi-aplikasi di Kota yang sudah langganan mendapatkan Piala Adipura Kencana ini.

"Dengan papper less kita juga bisa lebih melestarikan lingkungan kita untuk terus dinikmati oleh anak cucu kita kelak," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur H. Muh. Thorig menyampaikan apresiasinya kepada Kota Tangerang yang telah berhasil mengembangkan berbagai aplikasi yang telah banyak diadopsi oleh pemerinah daerah. Sehingga tidak mengherankan bila KPK dan Kemendagri merekomendasikan Kota Tangerang sebagai rujukan pengembangan Smart City di Indonesia.

"Saya mendapatkan rekomendasi dari KPK dan Kemendagri untuk belajar di Kota yang sudah memiliki banyak aplikasi ini dan sudah banyak diadopsi oleh kurang lebih 40 kota atau kabupaten di Indonesia," tutur beliau saat ditemui setelah santap siang dengan menu makanan khas Tangerang, Laksa.

Adapun aplikasi yang diadopsi oleh Pemkab Luwu Timur antara lain Aplikasi eOffice (web dan android), Aplikasi SIAP (web), Aplikasi LAKSA (web), Aplikasi Tangerang LIVE (android), Aplikasi Open Data (webservice), Aplikasi Portal e-Gov (android), Aplikasi SI SAHAB (web), Aplikasi SEGAR (web), Aplikasi Sistem Antrian (web), Aplikasi e-Audit (web), Aplikasi Portal Perijinan Online (web), Aplikasi SISTAD, Aplikasi PELANA (android), Aplikasi SIGAP (web), Aplikasi SIMPATI RS (web) dan Aplikasi WebGIS (web).



Lain halnya dengan Kadisnaker Bangka Selatan, Priatna ia memilih mengadopsi aplikasi Siap Kerja yang kelak akan sangat bermanfaat dan memudahkan bagi pihak perusahaan dan masyarakat untuk mengetahui info terbaru tentang ketersediaan lowongan pekerjaan.

"Saya berharap Pemkot Tangerang bersedia mengawal, mengkoreksi pembentukan aplikasi siap kerja dari awal hingga dapat di gunakan oleh masyarakat," terangnya.

Hingga kini, sudah ada 26 kota/kabupaten dan provinsi yang telah bekerjasama dengan Pemkot Tangerang.(DBI/RGI)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill