Connect With Us

Aplikasi ‘Tangsel Belajar’ Dorong Warga Fasih Bahasa Inggris

Advertorial | Senin, 19 Maret 2018 | 21:00

Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Taryono saat menunjukan aplikasi "Tangsel Belajar". (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Sebagai bentuk pengembangan dari program Smart City Kota Tangerang Selatan, Dinas Pendidikan setempat membangun inovasi baru bagi masyarakatnya dengan menghadirkan sebuah aplikasi yang sudah tertanam di playstore bernama "Tangsel Belajar".

Aplikasi hasil kerjasama antara Dinas Pendidikan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel itu diciptakan khusus untuk masyarakat Tangsel yang ingin mempelajari dan memperdalam berbagai macam pengetahuan,  khususnya mempelajari kursus bahasa Inggris. Karena terdapat fitur khusus belajar Bahasa inggris

"Aplikasi ini dapat digunakan masyarakat umum warga Tangerang Selatan untuk kursus online Bahasa Inggris dimana pun dan kapan pun," ujar Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Taryono saat ditemui, Senin (19/3/2018).

Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, dia berharap masyarakat Kota Tangsel mahir berbahasa Inggris. Aplikasi terbaru ini pun dapat diunggah secara gratis oleh masyarakat beridentitas Kota Tangsel.

"aplikasi Tangsel Belajar adalah kursus online bahasa Inggris dengen konsep One-on-One tutoring. Kursus online ini merupakan salah satu program kerja dari Dinas Pendidikan. Karenanya, program ini dikhususkan untuk warga dengan NIK (KTP) Tangsel," ujar Taryono.

Cara penggunaan aplikasi ini pun cukup mudah, masyarakat tinggal mendownload aplikasi tersebut melalui smartphone dan akan diminta mendaftar dengan memasukan NIK.

Bagi yang belum mempunyai KTP pun dapat mendaftar menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dalam kartu keluarga untuk mendaftar.

"Setelah mendaftar, masyarakat akan diberikan placement test yang berjumlah 50 soal pilihan ganda untuk penentuan level belajarnya," tambah Taryono.

Dari placement test tersebut nantinya akan ditentukan posisi kita apakah di beginner, middle, ataupun high level.
Di aplikasi ini pun tersedia layanan belajar online melalui suara, gambar ataupun audio-visual. Kemudian juga waktu jadwal belajar bisa disesuaikan keinginan masyarakat.

Sistem pembelajaran secara online ini pun keseluruhannya akan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya dan akan dibimbing khusus oleh tutor berpengalaman (native english).

“Saat ini, baru ada dua mentor yang berasal dari Amerika Serikat dan Inggris yang siap memberikan ilmunya. Untuk satu guru ini, bisa melayani 15 orang dengan dua jadwal per hari. Kedepan, akan terus kita tambah tenaga pengajarnya,” terangnya.

Rangsangan ini diharap mampu meningkatkan kualitas pendidikan Kota Tangsel dan mendorong warga untuk bisa fasih berbahasa Inggris.

Untuk informasi seputar Tangerang Selatan, bisa mengunjungi situs https://www.tangerangselatankota.go.id/. (ADV)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KOTA TANGERANG
Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:45

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill