Connect With Us

Kurun Tiga Bulan, Belasan Aksi Pencurian Teror Warga dekat Pemkot Tangsel

Yudi Adiyatna | Jumat, 16 Maret 2018 | 10:00

Perumahan Cendana Residence, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga di komplek Perumahan Cendana Residence, Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, yang berlokasi persis di sebelah Kantor Pemkot Tangsel dibuat resah dengan maraknya aksi pencurian yang terjadi dalam 3 bulan terakhir ini.

Dari keterangan warga, sedikitnya terdapat 14 kasus yang terjadi sejak bulan Januari hingga Maret 2018.

Irfan, Ketua RW 23, perumahan Cendana Residence Pamulang mengatakan, kasus pencurian di kawasan perumahan berpenduduk sekitar 800 KK tersebut sudah sangat meresahkan warganya. Pasalnya peristiwa tersebut terjadi sudah berulangkali dan warga kehilangan harta benda yang tak sedikit.

“Kejadian ini sudah sangat meresahkan, karena pernah dalam satu hari ada tiga kali kejadian di sini,” ucap dia, Kamis (15/3/2018).

Menurut Irfan, aksi pencurian itu sebelumnya, kerap terjadi pada dini hari. Namun kini berbalik pencurian pada siang hari. Dirinya pun sudah melaporkan kejadian-kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

“Kasusnya berturut-turut, bahkan satu hari disatroni tiga rumah, terakhir kejadian Rabu 14 Maret kemarin, yang terakhir merupakan pencurian dengan kerugian paling besar,” jelas Irfan saat ditemui di salah satu rumah warga.

Sementara itu, Eko, 36, korban pencurian rumah pada Rabu (14/3/2018) lalu mengaku tak menyangka dengan insiden yang dialami di rumahnya tersebut.

“Saat itu istri saya antar anak les sekitar pukul 15.00 WIB. Sepulang antar anak melihat gerbang tak tergembok, pintu dirusak dan semua isi rumah berantakan,” tutur Eko.

Eko mengaku mengalami kerugian materill hingga Rp60 juta atas berbagai barang-barang berharga yang hilang digasak maling di rumahnya tersebut.

“Ada perhiasan, uang tunai, koleksi jam, laptop, kamera bahkan sampai piano pun diangkut. Saya kira pelaku lebih dari 2 orang, karena piano itu diangkat 3 orang saja berat,” ucapnya.

Dirinya dan warga lainnya pun berharap aparat kepolisian bisa segera mengungkap dan membekuk kawanan pencuri yang sudah meresahkan warga di komplek perumahan tersebut.

“Saya tahu banyak kejadian ini, saya engga sangka padahal keamanan rumah juga sudah bagus, sekuriti kami lengkap,” katanya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill