Connect With Us

Disebut KPK "Bermain" PPDB, Dewan Panggil Dindik Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Juli 2018 | 18:00

Suasana Hearing yang berlangsung di ruang Banmus, Gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (5/7/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan Dinas Pendidikan setempat untuk membahas pelaksanaan PPDB online tingkat SMP Negeri, Kamis (5/7/2018).

Hearing yang berlangsung di ruang Badan Musyawarah (Banmus), Gedung DPRD Kota Tangerang itu turut membahas kecurigaan KPK yang menyebut bahwa Anggota Dewan "bermain" dalam pelaksanaan PPDB online tingkat SMP Negeri di Kota Tangerang.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Pontjo Prayogo mengatakan dalam hearing itu pihaknya meminta klarifikasi langsung dari Dinas Pendidikan terkait hal itu.

Namun, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman kepada pihaknya mengaku tak pernah membahas persoalan tersebut. Hal itu, kata Pontjo mencuat karena ada laporan dari salah satu aliansi masyarakat. Namun ia tidak hapal nama aliansi tersebut.

"Dinas Pendidikan menyatakan tidak pernah membahas tentang itu. Itu katanya ada laporan dari aliansi masyarakat apa lah. Kita bilang buktikan saja, karena ini sudah menyangkut marwah lembaga," bebernya.

Pontjo pun mengatakan hal itu telah mencoreng nama baik lembaga legislatif di Kota Tangerang.

"Ini menjelekkan lembaga dengan cara seperti itu. Kita tidak ada tekanan sedikit pun" tambahnya.

Dalam hearing itu, lanjutnya, pihak Dinas Pendidikan pun menyatakan dugaan aliansi masyarakat itu tidak terjadi.

"Saya pun tadi menanyakan kepada Dinas Pendidikan, ada gak kita menekan-nekan. Mereka menjawab tidak ada. Kepala Dinas pun menyatakan tidak ada, dan boleh dicek," bebernya.

Bahkan, ditambahkannya, jika ada permainan dalam PPDB itu, Abduh surachman selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang menyatakan siap mengundurkan diri. 

Tak hanya Abduh, Pontjo menegaskan juga jika ada anggota DPRD Kota Tangerang terlibat juga akan diproses lebih lanjut dan dikenakan sanksi.

"Kalau di kita juga kan ada badan kehormatan kalau ada individu (anggota DPRD) terlibat akan diproses," tukasnya.

Sebelumnya, Kasatgas Wilayah 4 Korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wuryono Prakoso mencurigai adanya kecurangan yang dilakukan oleh Anggota DPRD dalam pelaksanaan PPDB.

"Kalau di Kota Tangerang tekanannya lebih banyak dari dewan. Tapi kalau di daerah lain yang bermain kepala sekolah maka akan ada pencopotan jabatan," kata Wuryono saat berkunjung ke ruang TLR Puspemkot Tangerang, Selasa (3/7/2018) lalu.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill