KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Pendidikan Tangsel Taryono mendatangi Posko PPDB di SMPN 8 Tangsel, di Komplek Perumahan Puspiptek, Setu, Tangsel. Kedatanganya untuk menemui para orangtua murid yang mengeluhkan errornya situs pendaftaran online PPDB Tangsel yang mulai dibuka sejak hari ini.
Taryono yang datang sekitar pukul 14.00 WIab tersebut langsung menghampiri puluhan Ibu-ibu orangtua murid yang telah menunggu di selasar halaman SMPN 8 Tangsel tersebut.
BACA JUGA:
"Nanti akan kita reset (situsnya), I.nsyaAllah besok pagi sudah siap," ujar Taryono menanggapi keluhan para Ibu-ibu yang kesulitan mendaftarkan anaknya.
Selain itu, dirinya pun mengatakan, pihaknya saat ini terus memperbaiki sistem online PPDB dan memperpanjang operasional pengoperasian situs PPDB Online tersebut.
"Semula kita hanya membuka pada jam kerja saja, tapi sekarang kita buka 24 jam," terang Taryono.
Pendaftaran online PPDB di Tangsel tingkat SMP Negeri dibuka selama 4 hari sejak Rabu, 4 Juli hingga Sabtu, 7 Juli. Para orangtua murid tinggal mengakses situs http://ppdb.dikbudtangsel.com untuk melakukan pendaftaran.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.
Tumpukan sampah di TPS liar, Jalan Darussalam 1, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang masih belum teratasi meski pemerintah daerah setempat disebut telah beberapa kali meninjau lokasi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews