Connect With Us

Begal Pembunuh Ibu Dua Anak di Pinang Ditembak Mati

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 19 Juli 2018 | 22:00

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono bersama anggota lainnya saat menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/7/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Setelah dua pekan peristiwa Saripah, 34, ibu dua anak yang tewas di tembak begal, di Pinang,  Kota Tangerang beberapa waktu lalu,  kini polisi berhasil meringkus satu di antara dua pelaku. Polisi pun menembak mati pelaku berinisial R alias M.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono mengatakan, pelaku ditembak mati petugas karena berupaya melawan saat dilakukan pengembangan.

Menurutnya, proses penangkapan pelaku berlangsung rumit. Pasalnya, pelaku terus menerus melarikan diri dari kejaran polisi.

"Pelaku ditangkap di Pekan Baru saat hendak kabur ke Medan dari kejaran petugas," ujar Argo saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/7/2018).

Argo menjelaskan, sebelum berada di Pekan Baru, lebih dulu pelaku berada di Lampung. Ketika hendak dilakukan pengembangan di Jakarta, pelaku berbelit.

"Pelaku ini berusaha ambil senjata anggota, dia sempat lompat sambil ambil senjata sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur karena jangan sampai membahayakan nyawa penyidik," jelasnya.

Argo menambahkan, pelaku lainnya kini masih dalam pengejaran. Petugas juga telah mengantongi identitasnya. "Mohon doanya agar pelaku satunya kita tangkap," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Saripah menghembuskan nyawa terakhirnya di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang. Korban tewas ditangan dua pelaku begal sadis tersebut karena mempertahankan sepeda motor suaminya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Sosok Kezia Syifa, Wanita Asal Tangerang yang Bergabung Jadi Tentara Amerika Serikat

Sosok Kezia Syifa, Wanita Asal Tangerang yang Bergabung Jadi Tentara Amerika Serikat

Minggu, 25 Januari 2026 | 05:54

Nama Kezia Syifa belakangan ramai diperbincangkan publik setelah diketahui bergabung dengan militer Amerika Serikat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Isak Tangis Banjiri Kedatangan Jenazah Captain Andy Dahananto di Tigaraksa

Isak Tangis Banjiri Kedatangan Jenazah Captain Andy Dahananto di Tigaraksa

Minggu, 25 Januari 2026 | 16:04

Tampak peti jenazah yang berisi jasad Captain Andy itu ditutupi dengan bendera merah-putih. Suasana semakin haru ketika para pelayat menyaksikan jenazah diturunkan dari mobil jenazah ke dalam rumah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill