Connect With Us

Debit Air Berkurang, Sungai Cisadane Kota Tangerang Dikepung Sampah

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 30 Agustus 2018 | 16:00

Tumpukan sampah tergenang di Sungai Cisadane, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (30/8/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemandangan tidak sedap tampak di sungai Cisadane, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (30/8/2018). Disaat debit air terus menyusut, beragam jenis sampah pun terlihat. 

Pantauan TangerangNews, berbagai jenis sampah seperti plastik, kardus, hingga batang pohon mengambang di sungai tersebut. Selain tidak sedap dipandang mata, sampah itu pun mengeluarkan aroma tak sedap.

Sementara, kondisi sungai tampak menghitam, karena selama lima bulan terakhir, hujan belum mengguyur kota Tangerang dan sekitarnya.

Kondisi itu dikeluhkan pengunjung Taman Gajah Cikokol yang lokasinya persis di bantaran sungai Cisadane tersebut.

"Saya sebagai pengunjung taman heran kok ke sini malah melihatnya sampah. Orang di sini pengen nyantai, lihat yang indah-indah, malah sampah," tutur Rizky Rahmatullah, warga Balaraja, Tangerang.

Sementara, menurut Ketua Forum Hijau Kota Tangerang Oktian Jaya Wiguna, penanganan sampah di sungai Cisadane harus melibatkan sinergitas berbagai pihak. Terutama, masyarakat harus memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarang.

"Penanganan sungai tidak bisa dari masing-masing kota saja, harus sinergi dari hulu ke hilir," ujarnya.

Menurutnya, Cisadane yang tercemar oleh sampah domestik dan industri perlu segera ditangani secara serius. Pengangan itu bukan bersifat parsial, namun harus terpadu.

"Intinya penanganan sungai gak bisa hanya sekedar ambil sampah atau bersihin sampah di sungai, itu sifatnya sementara," tambahnya.

Lanjut Oktian, penanganan yang baik harus melibatkan dan merubah pola pikir masyarakat, terutama yang bermukim di bantaran sungai Cisadane.

"Bahkan masyarakat yang ada di seputaran anak-anak sungai yang berhilir di Cisadane," tukasnya.(MRI/RGI)

BANTEN
1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

Minggu, 26 April 2026 | 19:06

Gubernur Banten, Andra Soni menyambut kedatangan 1.552 warga baduy yang datang untuk menyerahkan hasil bumi kepada Pemerintah Daerah (Bapak Gedhe) di Gedung Negara Provinsi Banten dalam tradisi Seba Baduy 2026 pada Sabtu 25 April 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill