Petugas Sekuriti Serang Banten Bawa Pulang Mobil Hadiah Viu x Telkomsel
Rabu, 29 April 2026 | 20:56
Keberuntungan luar biasa menghampiri Muhamad Rizal Ramdani, seorang petugas keamanan (sekuriti) asal Serang, Banten.
TANGERANGNEWS.com-Enam kendaraan sepeda motor rusak berat akibat peristiwa bentrokan antar organisasi masyarakat (Ormas) di Jalan HOS Cokroaminoto, Perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta Selatan, Selasa (11/9/2018).
TangerangNews sempat mendatangi lokasi sekitar pukul 17.30 WIB, namun bentrokan telah usai dan situasi pun telah reda.
Sementara, berdasarkan informasi yang diterima TangerangNews melalui salah satu akun Facebook yang mengunggah video bentrokan tersebut menyebutkan bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
"Kejadian sekelompok FBR (Forum Betawi Rempug) mau arah pulang ke Jakarta dan di persimpangan jalan perbatasan macet," ucap pemilik akun yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi yang beredar pula, kelompok ormas tersebut hendak pulang ke Jakarta usai merayakan ulang tahunnya (Milad) yang dihadiri massa se-Jabodetabek di wilayah Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Tangsel.
"Karena mereka banyak, kurang lebih 150 orang dan tidak sabar. Nah di Pangkalan Gang H Muktar ada oknum dua huruf (PP) melihat arogannya tiga hurup (FBR). Maka salah satu oknum PP menimpah batu ke tempat keramaian itu maka terjadilah keributan," ujarnya.
Bentrokan pun terjadi. Massa FBR melakukan pengrusakan terhadap kendaraan sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi kejadian.
"Itu tapi tidak ada koban melainkan pengerusakan kendaraan roda dua yang sedang makan di Rumah Makan Putra Minang, kurang lebih sekitar 6 kendaraan," tambahnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi menyebut bahwa insiden itu terjadi bukan di wilayah hukumnya.
"Kejadian di Petukangan Utara masuk Jaksel," katanya.(RAZ/RGI)
TODAY TAGKeberuntungan luar biasa menghampiri Muhamad Rizal Ramdani, seorang petugas keamanan (sekuriti) asal Serang, Banten.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews