Connect With Us

6 Kendaraan Hancur Akibat Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 11 September 2018 | 22:00

Screenshot video bentrokan antar ormas yang terjadi di perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta Selatan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Enam kendaraan sepeda motor rusak berat akibat peristiwa bentrokan antar organisasi masyarakat (Ormas) di Jalan HOS Cokroaminoto, Perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta Selatan, Selasa (11/9/2018).

TangerangNews sempat mendatangi lokasi sekitar pukul 17.30 WIB, namun bentrokan telah usai dan situasi pun telah reda.

Sementara, berdasarkan informasi yang diterima TangerangNews melalui salah satu akun Facebook yang mengunggah video bentrokan tersebut menyebutkan bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kejadian sekelompok FBR (Forum Betawi Rempug) mau arah pulang ke Jakarta dan di persimpangan jalan perbatasan macet," ucap pemilik akun yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi yang beredar pula, kelompok ormas tersebut hendak pulang ke Jakarta usai merayakan ulang tahunnya (Milad) yang dihadiri massa se-Jabodetabek di wilayah Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Tangsel.

"Karena mereka banyak, kurang lebih 150 orang dan tidak sabar. Nah di Pangkalan Gang H Muktar ada oknum dua huruf (PP) melihat arogannya tiga hurup (FBR). Maka salah satu oknum PP menimpah batu ke tempat keramaian itu maka terjadilah keributan," ujarnya.

Bentrokan pun terjadi. Massa FBR melakukan pengrusakan terhadap kendaraan sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi kejadian.

"Itu tapi tidak ada koban melainkan pengerusakan kendaraan roda dua yang sedang makan di Rumah Makan Putra Minang, kurang lebih sekitar 6 kendaraan," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Deddy Supriyadi menyebut bahwa insiden itu terjadi bukan di wilayah hukumnya.

"Kejadian di Petukangan Utara masuk Jaksel," katanya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill