Connect With Us

Mantul! Sedekah Sampah di Kota Tangerang Bisa Bantu Korban Gempa

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 9 Oktober 2018 | 14:13

Petugas DLH menimbang sampah anorganik yang didonasikan warga untuk kemudian disalurkan kepada korban bencana alam. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Membantu korban bencana gempa di Palu dan Donggala ternyata tak hanya bisa  dilakukan dengan menyumbang dana, tapi juga dengan sampah. 

Demikian program yang digencarkan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam menjembatani masyarakat untuk bersedekah.

Sampah anorganik

Sampah anorganik.

Program tersebut diberi nama sedekah sampah anorganik. Lewat program yang mulai dibuka sejak  1 Oktober 2018 hingga batas waktu yang tidak ditentukan ini, pemerintah akan memfasilitasi warga Tangerang yang ingin bersedekah untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah.

Kabid Kebersihan dan Pengolahan Sampah DLH Kota Tangerang, Buceu Gartina mengatakan, pihaknya menerima donasi sampah kategori anorganik seperti botol, kaleng, kertas, koran, buku dan kardus.

"Silahkan warga Tangerang, sampahnya tinggal di bawa ke kantor DLH atau kalau barang bekasnya banyak silahkan kontak kami," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (9/10/2018).

Buceu menuturkan, bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, segera membawa sampah anorganik-nya ke kantor DLH dengan alamat Jalan Iskandar Muda No 45, Kota Tangerang.

Selain itu, pihaknya menyiapkan drop box untuk menampung botol dan gelas plastik bekas di lokasi car free day (CFD).

Kata Buceu, jika sampah yang akan didonasikan terbilang banyak, petugas akan menjemputnya setelah menghubungi kontak resmi DLH Kota Tangerang di nomor 08111631631.

Menurutnya, barang bekas bernilai ekonomis tersebut nantinya akan dijual kepada pengepul dan hasilnya akan disetorkan ke BAZNAS untuk kemudian disalurkan kepada korban bencana alam.

"Nanti oleh DLH akan dijual dan di setorkan ke BAZNAS," tuturnya.

Buceu menambahkan, masyarakat sangat antusias untuk mendonasikan barang bekasnya lewat program tersebut. Tercatat bahwa per tanggal 2 Oktober 2018 total sebanyak 299 Kg  sampah telah diterimanya dan dijual seharga Rp 747 ribu.

"Alhamdulillah sudah banyak dan akan terus bertambah. Yang di gudang kami masih ada yang terkumpul, belum dijual karena biar sekaligus dijualnya," paparnya.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

OPINI
Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17

Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill