Connect With Us

Wali Kota Tangerang Sempat Jadi Pelapak Online  

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 19 November 2018 | 18:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menghadiri kegiatan pelatihan Usaha Mikro, Kecil dan Mengengah (UMKM) di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (19/11/2018).

Pelatihan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika itu diikuti 250 orang pelaku UMKM dari Kecamatan Jatiuwung, Cibodas dan Karawaci.

Pelatihan dilakukan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan usahanya.

Dalam kesempatan tersebut Arief sempat menceritakan pengalamannya berjualan online saat belajar di Amerika pada era tahun 90-an. 

Menurutnya, internet dan media sosial kini berperan penting dalam membantu proses pemasaran produk.

“Apa saja dulu saya jual. Modalnya hanya foto, dan alhamdulillah saat itu saya sempat menghasilkan 4.000 dolar perbulan dari berjualan online," ujarnya.

Arief menjelaskan, dalam berbisnis online harus mengutamakan pelayanan khususnya kecepatan memberikan respon kepada pembeli maupun calon pembeli. Hal ini bertujuan agar konsumen tidak kecewa terhadap pelayanan sang penjual.

“Penjual harus jujur akan produk yang dijualnya. Selain itu produk yang dijual harus berbeda dari produk yang lainnya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Arief terjun langsung memaparkan materi mengenai produk dihadapan para pelaku UMKM.

Peserta pun tampak antusias menyimak pemaparan produk UMKM yang dibawakan langsung oleh Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Syamsul Bahri menambahkan, pada anggaran perubahan 2018 pihaknya akan melakukan pelatihan kepada 1.000 pelaku UMKM se-Kota Tangerang.

Pelatihan tersebut meliputi pengenalan Pengenalan e-commerce, dan pembinaan penggunaan teknologi melalui program kelompok informasi masyarakat (KIM).

“Saat ini anggota KIM telah mencapai 373 komunitas. Melalui wadah bernama Rumah KIM diharapkan pengetahuan pelaku UMKM bertambah,” ujarnya.(MRI/RGI)

KAB. TANGERANG
BPOM Sita 2 Juta Kosmetik Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, Nilainya Capai Rp27,6 Miliar

BPOM Sita 2 Juta Kosmetik Ilegal di Kelapa Dua Tangerang, Nilainya Capai Rp27,6 Miliar

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:23

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggeledah gudang tempat penyimpanan kosmetik ilegal yang berada di Jalan Diklat Pemda, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 5 Juni 2026. ‎

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BANTEN
Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Puslitbang Polri Evaluasi Polda Banten Soal Penangan Korupsi dan Pengawasan Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 | 15:40

Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri memetakan sejumlah tantangan krusial di tingkat daerah terkait fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill